GROBOGANJATENG

Bukan Sekadar Piagam, 35 Personel Polres Grobogan Diganjar Reward atas Kinerja dan Prestasi

35 Personel Polres Grobogan Raih Reward atas Prestasi dan Dedikasi (ist)

GROBOGAN, BIDIKNASIONAL.com — Kerja di lapangan akhirnya mendapat penghargaan. Sebanyak 35 personel dan satuan fungsi Polres Grobogan menerima reward dari Kapolres Grobogan atas sejumlah prestasi yang dinilai memberikan kontribusi nyata dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Penghargaan diberikan pada Senin (31/8/2026). Bukan hanya soal keberhasilan mengungkap perkara, apresiasi juga diberikan kepada personel yang menunjukkan kecepatan merespons persoalan masyarakat, menciptakan inovasi pelayanan, menerapkan metode penyelidikan ilmiah hingga ikut membina generasi muda.

Salah satu prestasi datang dari Sihumas Polres Grobogan yang berhasil meraih Terbaik 1 Nasional dalam pengiriman video kegiatan positif Polres Grobogan melalui Polri TV periode Juli 2026.

Di lini penegakan hukum, tim Reskrim mendapat apresiasi atas quick response dalam menangani perkara pemerkosaan terhadap lansia di Desa Sumberjatipohon.

Penghargaan diberikan kepada Ps. Kanitreskrim Aiptu Rohmad Catur Laksono bersama Aipda Daniar Angga, Brigpol Rian Gunawan dan Brigpol Rizki Kusuma Putra.

Sementara itu, inovasi pelayanan publik juga mendapat tempat. Kerja sama dengan PT Pos dalam menghadirkan layanan SKCK Delivery mengantarkan Kasat Intelkam AKP Arif Fachrudin bersama Aiptu Suharji, Bripka Lilik Purwanto, Briptu Andi Setiawan dan Briptu Viko Jeriansyah Jatmiko menerima penghargaan.

Dari Satlantas, apresiasi diberikan kepada tim yang berhasil mengungkap kasus tabrak lari di Desa Depok, Kecamatan Toroh.

Penghargaan tersebut diterima Kasat Lantas AKP Kumala Enggar Anjarani, Kanit Gakkum Satlantas Iptu Eko Arie Kisworo, Aiptu Ikwan Muhajirin, Aipda Teguh Setiawan, Bripka Mohammad Alfian Sucipto dan Briptu Mugianto Heri Santoso.

Kasus yang melibatkan korban anak juga menjadi bagian dari capaian yang mendapat penghargaan. Tim Satreskrim diapresiasi atas keberhasilan menangani perkara persetubuhan terhadap anak oleh ayah kandung.

Tim tersebut terdiri dari Kanit IV PPA Satreskrim Iptu Cesara Rinda, Kanit I Satreskrim Ipda Gunawan, Aiptu Misbachul Huda, Bripka Edy Joko P, Bripka Slamet Riyadi, Aiptu Danik Sartika, Aiptu Dhino Okta A, Briptu Ariani Silviandari, Brigpol Milla Desy N, Brigpol Nuraida Fatma A, Brigpol Adi Tria Meimba P dan Brigpol Sri Widodo.

Dua personel lainnya, yakni Aiptu Sampurno dan Aipda Agus Prasetiyono, menerima penghargaan atas dedikasinya menjadi pelatih Paskibraka Kabupaten Grobogan.

Tak kalah menarik, keberhasilan mengungkap identitas mayat yang ditemukan di dalam mobil di wilayah Gubug melalui sidik jari dengan metode scientific crime investigation juga mendapat apresiasi.

Penghargaan diberikan kepada Kaur Identifikasi Satreskrim Ipda Pardi bersama Aiptu Ari Murtanto, Bripka Widodo, Bripka Slamet Riyadi dan Brigpol Arief Imam Prasetyo.

Reward Harus Jadi Pemicu Kinerja

Plt. Kasi Humas Polres Grobogan Iptu Vikha Anief mengatakan, pemberian penghargaan merupakan bentuk apresiasi pimpinan terhadap personel yang menunjukkan dedikasi, profesionalisme dan hasil kerja terbaik.

Menurutnya, prestasi anggota tidak lahir dari satu bidang saja. Kecepatan menangani laporan masyarakat, keberhasilan pengungkapan perkara, inovasi pelayanan, penerapan scientific crime investigation maupun pembinaan generasi muda sama-sama menjadi bagian dari kinerja yang patut diapresiasi.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi organisasi kepada personel yang telah bekerja dengan sungguh-sungguh dan memberikan kontribusi nyata,” kata Iptu Vikha Anief.

Ia menegaskan, reward tersebut tidak boleh berhenti sebagai seremoni atau sekadar piagam penghargaan.

“Pemberian reward ini bukan sekadar seremoni atau pemberian piagam. Ini merupakan bagian dari upaya membangun budaya kerja yang sehat, di mana personel didorong untuk berprestasi, berinovasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta institusi, ” jelasnya.

Menurut Iptu Vikha, capaian 35 penerima penghargaan diharapkan menjadi pemantik bagi personel lainnya. Prestasi satu anggota harus mampu menjadi energi bagi anggota lain untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pelaksanaan tugas.

Kesempatan memperoleh penghargaan, lanjutnya, terbuka bagi seluruh personel yang mampu menunjukkan dedikasi, inovasi serta hasil kerja yang memberikan dampak positif.

“Jangan berhenti pada prestasi yang sudah diraih. Pertahankan, tingkatkan dan tularkan semangat tersebut kepada rekan-rekan lainnya,” tegasnya.

Pemberian reward ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan nilai Polres Grobogan Peduli, yakni Profesional, Empati, Disiplin, Unggul, Loyal dan Inovatif.

Pesannya sederhana: prestasi harus dihargai, kerja keras harus terlihat, dan pelayanan kepada masyarakat harus terus ditingkatkan.

Sebanyak 35 personel telah mendapat apresiasi. Kini, tantangannya adalah bagaimana penghargaan tersebut tidak berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar menjadi pemicu lahirnya lebih banyak kinerja, inovasi dan pelayanan kepolisian yang dirasakan masyarakat.

Laporan: Heru Budianto

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button