CILACAPJATENG

BBWS Citanduy Tangani Longsor Mulyadadi, Penanganan Sepanjang 16 Meter Dibuat 6 Trap

CILACAP, BIDIKNASIONAL.com – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy melalui Satker SDA OP 2 melaksanakan program penanggulangan longsor di Desa Mulyadadi, Kecamatan Cipari, Kabupaten Cilacap.

Penanganan longsor tersebut dilakukan pada titik dengan panjang sekitar 16 meter, dengan konstruksi penanganan dibuat menjadi 6 trap atau teras bertingkat. Sistem bertingkat tersebut secara teknis dapat digunakan sebagai bagian dari upaya mengurangi kemiringan efektif lereng dan mengendalikan limpasan air permukaan, dengan efektivitasnya tetap bergantung pada desain, kondisi tanah, drainase, serta spesifikasi konstruksi yang diterapkan.

Di lapangan, pekerjaan diawasi oleh Erik yang bersinergi dengan pelaksana lapangan Haji Tato Warto. Pelaksanaan pekerjaan mengikuti arahan dan instruksi dari PPK Satker SDA OP 2 BBWS Citanduy, Haji Yahya.

Koordinasi antara pengawas dan pelaksana menjadi bagian penting dalam memastikan pekerjaan berjalan sesuai gambar kerja, spesifikasi teknis, serta tahapan pelaksanaan yang telah ditetapkan.

Selain bentuk trap, aspek yang perlu diperhatikan dalam penanganan longsor antara lain stabilitas lereng, kondisi dan kepadatan tanah, kualitas material, sistem drainase, pengamanan kaki lereng, serta pembuangan air agar tidak meningkatkan tekanan air di dalam tanah.

Karena itu, keberhasilan pekerjaan tidak hanya dilihat dari bentuk fisik konstruksi yang telah terpasang, tetapi juga dari kemampuan konstruksi tersebut dalam menjaga kestabilan lereng dan mengurangi risiko longsor susulan.

Masyarakat sekitar diharapkan dapat ikut menjaga hasil pekerjaan agar tidak rusak serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu sistem pengamanan lereng.

Pelaksanaan program tersebut menjadi salah satu bentuk penanganan BBWS Citanduy terhadap titik rawan longsor di wilayah kerja Satker SDA OP 2.

Keterangan lebih lanjut mengenai nilai kontrak, sumber anggaran, spesifikasi konstruksi, volume material, serta target penyelesaian perlu dikonfirmasi kepada PPK Haji Yahya sebagai pihak yang berwenang memberikan penjelasan teknis dan administrasi pekerjaan. (Asep sujana)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button