JAKARTA

Soal Bantuan Sosial, Ratusan Warga DKI Jakarta Protes Perubahan Data Desil

Winarni warga Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (dok. foto: Ayom)

JAKARTA, BIDIKNASIONAL.com – Ratusan warga DKI Jakarta mendatangi kantor Dinas Sosial (Dinsos) serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk memprotes perubahan data desil kependudukan yang membuat bantuan sosial (bansos) mereka terhenti.

Ketidaksesuaian data hasil sensus terbaru ini memicu keluhan massal karena dinilai tidak sesuai dengan kondisi ekonomi riil di lapangan.

Salah seorang warga Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Winarni, mengungkapkan kekecewaannya setelah status kesejahteraannya melonjak tanpa adanya perubahan ekonomi. “Awalnya data saya berada di desil 4, tetapi setelah adanya sensus penduduk tiba-tiba berubah jadi desil 6. Akibatnya, bantuan pemerintah yang biasa saya terima sekarang terhenti,” ujar Winarni.

Kasus serupa menimpa puluhan hingga ratusan warga lain yang kini terpaksa mengajukan proses pendaftaran dan sanggahan kembali.

Menanggapi gelombang protes tersebut, petugas Dukcapil yang mewakili pihak dinas, Putra, menjelaskan bahwa perubahan angka desil ini terinput secara otomatis ke dalam sistem data kependudukan. Pembaruan data tersebut didasarkan pada hasil Sensus Penduduk 2026.

Akibat penyesuaian sistem ini, Dinsos dan Dukcapil menerima banyak keluhan warga dan kini mengarahkan masyarakat yang terdampak untuk segera mengajukan pendataan ulang.

Disampaikan, bagi seluruh warga Jakarta yang biasa menerima bansos namun bantuannya terhenti akibat perubahan desil ini, untuk segera mengikuti prosedur pemutakhiran data. Pendataan ulang dan verifikasi faktual ini diperlukan agar status kepesertaan bansos warga dapat diajukan kembali ke dalam sistem. (Ayom)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button