
JOMBANG, BIDIKNASIONAL.com – Esensi mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) agama Kristen, baik bagi guru, penyuluh maupun pelayan gereja adalah peningkatan kebudayaan profesional yang berjalan selaras dengan pertumbuhan spritual dan integritas iman. Maka dari itu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Muatan Lokal Keagamaan Kristen yang bertempat di SD K Wijana, Kabupaten Jombang, pada Selasa (20/10/2026).
Setidaknya pada kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan, khususnya dalam penyelenggaraan pembelajaran muatan lokal keagamaan Kristen di satuan pendidikan. Sehingga melalui kegiatan ini, diharapkan kompetensi pendidik semakin meningkat sehingga mampu melaksanakan pembelajaran yang terarah, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Dari bmbingan teknis ini menjadi wadah untuk memperkuat pemahaman mengenai perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran muatan lokal keagamaan Kristen. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pengembangan metode pembelajaran yang kreatif, kontekstual, dan mampu menanamkan nilai-nilai positif kepada peserta didik.
Sehingga pendidikan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Tidak hanya memberikan pemahaman keagamaan, pembelajaran juga diharapkan menumbuhkan nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, kasih, kepedulian, serta sikap saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.
Untuk itu Disdikbud Kabupaten Jombang terus mendorong peningkatan mutu pendidikan yang inklusif dan berkeadilan, dengan memberikan perhatian terhadap kebutuhan pendidikan peserta didik sesuai dengan agama dan keyakinannya. Dalam pelaksanaannya, sinergi antara dinas pendidikan, satuan pendidikan, dan pendidik menjadi faktor penting untuk memastikan pembelajaran berjalan secara optimal.
Setidaknya melalui Bimtek Muatan Lokal Keagamaan Kristen ini, diharapkan para pendidik dapat mengimplementasikan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dalam kegiatan pembelajaran di sekolah masing-masing. Dengan demikian, proses pendidikan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran sekaligus penguatan karakter peserta didik.
Melalui kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu langkah berkelanjutan dalam mewujudkan pendidikan di Kabupaten Jombang yang bermutu, berkarakter, serta menjunjung tinggi toleransi dan kerukunan antar umat beragama. Progam keagamaan non- muslim ini dikelompokkan ke dalam pembinaan mulok keagamaan non IsIam, agar seluruh peserta didik mendapatkan hak pendidikan spritual yang setara. (Tok)



