Festival 7 Sungai Cibuluh Ketiga Angkat Tema “Urip Cai”

SUBANG-JABAR, BN – Festival 7 Sungai yang digelar di Desa Cibuluh Kecamatan Tanjungsiang Kabupaten Subang secara resmi dibuka Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat, Ida Hernida, Sabtu (3/11).

Festival 7 Sungai merupakan festival berkala yang diselenggarakan setiap bulan November setiap tahunnya. Adapun nama Festival 7 sungai diambil dari nama 7 buah sungai yang mengalir di Desa Cibuluh diantaranya Sungai Cipunagara, Cikembang, Cileat, Cikaruncang, Cilandesan, Citeureup dan Cinyaro.
Festival 7 Sungai sendiri pada awalnya digagas oleh Yayasan Bale Budaya Bandung yang diinisiasi Bambang Subarnas bersama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Cibuluh sebagai media promosi kepariwisataan desa sekaligus sebagai media untuk aktivasi sistem kepariwisataan dan sarana edukasi masyarakat tentang budaya sungai sebagai potensi kepariwisataan.
Bahkan pada rangkaian festival tersebut tampak warga sangat antusias menampilkan teatrikal yang menggambarkan kebiasaan warga jaman dulu dalam memanfaatkan sungai di kehidupan kesehariannya.
“Selain pariwisata, festival itu juga merupakan upaya pelestarian aliran sungai,” ujar Ida.
Menurutnya, festival ini merupakan agenda tahunan. Sedang pada tahun ini menjadi ketiga kalinya digelar sebagai upaya mempromosikan Desa Wisata, tak hanya Cibuluh tetapi di Kabupaten Subang.
Dengan mengusung tema kali ini “urip cai” diharapkan bisa menggerakan warga agar bersama sama melestarikan dan mengembalikan fungsi sungai.
Acara Festival 7 Sungai berlangsung mulai 2 hingga 4 November 2018 dihadiri Plt Bupati Subang Ating Rusnatim dan sejumlah OPD serta Muspika di Subang Selatan. (Ihsan)



