
Kepala Sekolah MTsN 15 Jombang M.Makhi S.Pd.I.M.Pd.I pada acara Gerakan Progam Penanaman Satu Juta Pohon matoa (Foto: Tok BN)
JOMBANG, BIDIKNASIONAL.com – Komitmen MTsN 15 Jombang dalam mendukung pelestarian lingkungan dengan progam dari Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia melaksanakan kegiatan menanam satu juta pohon matoa (22/4/2025) dalam menyambut Hari Bumi berlangsung lancar.
Pada acara gerakan pada penanaman sejuta pohon matoa dipusatkan di Kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) Cimanggis, Depok yang diikuti secara daring oleh ASN Kemenag dari seluruh provinsi di Indonesia. Sementara di MTsN 15 Jombang tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan.
Pemerintah Kabupaten Jombang pun sangat mengapresiasi pada program penanaman sejuta pohon matoa diinisiasi oleh Menteri Agama Nasrudin Umat.
Pada proses gerakan penanaman sejuta pohon matoa berjalan secara bertahap di sepanjang tahun 2025. Sementara itu di MTsN 15 Jombang di pimpin oleh M.Makhi S.Pd.I M.Pd.i.selaku Kepala Sekolah MTsN 15 Jombang menyampaikan,” Alhamdulillah MTsN 15 Jombang ikut berpartisipasi untuk penanaman progam sejuta pohon matoa, semoga dengan adanya progam dari Kemenag ini para siswa di harapkan bisa meningkatkan kesadaran ekologis berbasis nilai nilai agama, agar bisa menciptakan lingkungan hidup yang lebih hijau dan menginspirasi umat beragama untuk berpartisipasi aktif dalam upaya pelestarian lingkungan hidup” ungkapnya, Selasa (22/4/2025).
“Madrasah menjadi bagian dari gerakan penanaman sejuta pohon yang berperan penting untuk melakukan edukasi terkait kepedulian lingkungan. Keikutsertaan madrasah pada gerakan tersebut tentu menjadi praktik baik yang di wujudkan dalam penghijauan madrasah. Semoga nantinya” Madrasah Go Green” menjadi kampanye terhadap kesadaran dan kepedulian warga madrasah dalam menjaga kelestarian lingkungan ini,” ujarnya.
Perlu diketahui, Gerakan Penanaman Satu Juta Pohon Matoa merupakan progam nasional Kementerian Agama RI. yang bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran ekologis berbasis nilai nilai keagamaan. Progam ini menjadi bagian dari penguatan eco- theology, yaitu pemahaman dan kepedulian terhadap lingkungan berdasarkan ajaran agama yang luhur.
Laporan: tok
Editor: Budi Santoso



