MUARA ENIM, SUMSEL, BN – Pujian yang dilontarkannya oleh Gubernur Provinsi Sumatera Selatan Herman Deru disela – sela kehadiranya ngopi bareng dan melemang bersama masyarakat di taman terbuka hijau PT.Bukit Asam, (23/3/2019) lalu. Dalam kesempatan ini HD memuji hasil dari perkebunan kopi di Sumsel yang di tampilkan dalam acara tersebut, bahkan orang nomor satu di Sumsel ini menyempatkan diri berbaur bersama masyarakat ketika membuat lemang dan cara penyajian kopi yang lebih enak.
“Ragambudaya yang dimiliki masyarakat Sumsel ini sangat banyak, ketika menampilkan sajian kopi dari berbagai daerah di wilayah Sumsel pun sulit untuk membedakannya, karena rasanya hampir sama, semuanya enak. Di satu sisi rasanya terasa sepi ketika ada kopi namu tidak ada kembangnya, oleh dari itu saya mengajak beberapa pejabat Pemprov Sumsel untuk melihat kopi disini,”Ujarnya.
Lanjut HD, dengan adanya pejabat saat ini mudah – mudah kopi di Sumsel akan mendunia di kemudian hari. Saat ini kita ketahui harga kopi cukup mahal dalam beberapa tahun terkahir, bahkan kopi di Sumsel termasuk kata Gori kopi yang terbaik. Bahkan lemang saat ini sudah menjadi makanan bagi penikmat kopi di Indonesia.
“Kami berkeinginan di kemudian hari petani kopi jangan menjual hasil mentahnya saja kopi tersebut, kalau bisa kopi yang sudah di penen lebih di kelola agar jual kopi tersebut lebih mahal. Bahkan kita proses sendiri lalu di jual kedaerah.
“Kopi ini salah satu bagian yang tidak bisa dilepaskan dalam sehari – hari, kenapa begitu? Karena masyarakat kita sudah terbiasa ngopi. Apalagi Sumsel ini kaya akan kebun kopinya. Insyallah, kedepan kami akan berusaha begaiman menciptakan kopi ini mendunia di kemudian hari,”Cetus HD.
Hal senada juga disampaikan oleh Bupati Kabupaten Muara Enim Ir. Hal. Ahmad Yani mengajak, agar petani kopi ini lebih membudayakan hasil perkebunan tadi untuk di kelola lebih lanjut, apalagi saat ini harga kopi cukup mahal, karena kopi ini musiman jadi petani kopi harus memanfaatkanya, jangan hasil mentahnya di jual kepada pengepul, namun setelah di proses kopi tersebut harganya lebih mahal.
“Insyallah kedepanya Pemerintah Daerah Kabupaten Muara Enim akan memikirkan caranya agar kopi ini dapat di proses di daerah kita lalu akan dijual produksinya ke luar daerah ini. Jika itu terjadi maka kopi daerah muara enim akan terkenal hingga keluar negeri.
(ADI)