Saya Akan Bantu Peserta JKN-KIS, Jaminan Kesehatan Nasional Menurut Kacamata Sudarsono


SIDOARJO, JATIM, BN-Memiliki Jaminan Kesehatan saat ini adalah sebuah kewajiban, karena kita tidak akan pernah bisa memperkirakan kapan musibah sakit akan datang pada kita. Itulah yang dipahami oleh Sudarsono, salah satu Peserta JKN-KIS di Kabupaten Sidoarjo.
Bagi pria yang telah menjadi kakek dari satu orang cucu ini, kesehatan merupakan hal yang utama dan memiliki jaminan kesehatan adalah kewajiban yang harus disadari oleh seluruh masyarakat. Anggapan tersebut bukanlah tidak beralasan, menyadari usianya yang tidak lagi muda Sudarsono sadar ada kalanya dirinya merasa lelah dan membutuhkan perawatan medis.
Terlebih karena ia memiliki riwayat Vertigo yang sewaktu-waktu bisa kambuh. “Iya saya punya vertigo, kalau sudah kambuh rasanya pusing. Mau tidak mau ya harus ke dokter, bahkan pernah sampai masuk IGD rumah sakit,” ujarnya saat di temui wartawan.
Sudarsono telah menjadi peserta sejak tahun 2014. Sebenarnya sejak awal menjadi peserta Sudarsono termasuk jarang menggunakan KIS untuk berobat, “ belum pernah saya gunakan kartu KIS saya. Baru di 2019 ini setelah saya di diagnosa terkena vertigo kartu saya pergunakan untuk berobat, ” jelas pria berusia 61 tahun ini.
“Bayangkan saja, sakit vertigo saya tidak bisa di prediksi datangnya, tiba-tiba saya tidak bisa bangun. Mau tidak mau harus ke IGD rumah sakit. La kalau setiap masuk IGD rumah sakit saya tidak pakai KIS, dan harus bayar umum, berapa biaya yang harus saya bayar ?, Kalau mikir bisa-bisa pusing lagi saya,” tutur Sudarsono sambil sambil mengernyitkan dahinya.
Beruntung ia dan keluarganya telah menjadi Peserta JKN-KIS yang rutin membayar iuran setiap bulannya, sehingga status kepesertaannya pun selalu aktif.
Sudarsono memahami bahwa motto dalam Program JKN-KIS ini adalah sistem bergotong royong, dimana iuran peserta yang sehat digunakan oleh peserta yang sakit. Maka dari itu Sudarsono berjanji pada dirinya sendiri akan selalu membayar iuran tepat waktu setiap bulannya.
“Saat ini saya sudah dibantu oleh iuran peserta lain, tapi suatu saat nanti saya yang akan membantu peserta lainnya,” pungkasnya. (boody/hms)



