Pemdes Majangkan, Barito Utara Bangun Sarana Penampungan Air Bersih


BARITO UTARA, KALTENG, BN- Pemerintah Desa (Pemdes) Majangkan saat ini telah berhasil melaksanakan pembangunan sarana air bersih yang sumber airnya berasal dari sumur bor dengan kedalaman 70 meter dan tinggi 6 meter persegi. Bangunan proyek beton tempat menaruh tong-tong besar bermuatan 3300 liter setiap 1 tong.
Dengan 10 buah tong yang sudah disiapkan maka jumlah air bersih yang bisa disalurkan ke warga sebanyak 33.000 liter. Menurut Kades Majangkan, Suherto, total biaya yang diperlukan untuk pengerjaan sebesar Rp514 juta. Anggaran tersebut berasal dari Dana Desa (DD) tahap I tahun 2019 sebesar Rp171 juta dan tahap II sebesar Rp343 juta.
Menurut Suherto, di Desa Majangkan ada 447 kepala keluarga (KK) yang menikmati air bersih dengan jaluran pipa kecil berukuran satu setengah inci ke setiap rumah. “Pemerintah desa sudah maksimal mengerjakan proyek yang ditujukan untuk kepentingan masyarakat,” katanya, Jumat (6/12).
Menurutnya, pelaksanaan proyek sudah dimulai dari tahun 2018 lalu yang diawali dari musyawarah desa (Musdes ) dan Musrenbang Desa. “Tahun ini proyek sudah maksimal dan hasilnya sudah bisa dinikmati warga masyarakat untuk mendapat air bersih yang memang diinginkan selama beberapa tahun lalu,” katanya.
Lanjutnya, warga desa sudah cukup lama mendambakan adanya pembangunan sarana air bersih. Sebab setiap memasuki musim kemarau masyarakat selalu kesulitan mendapatkan air bersih guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Walaupun masyarakat desa kami selama ini memiliki sumur gali namun saat memasuki musim kemarau panjang sumur-sumur tersebut tidak ada airnya. Sehingga untuk mendapatkan air bersih masyarakat desa harus turun ke sungai untuk mengambil air memenuhi kebutuhan sehari-hari,” jelasnya.
Sementara itu, salah seorang warga mengaku sangat bersyukur dan berterimakasih kepada kepala desa yang sudah memenuhi keinginan masyarakatnya untuk membangun sarana air bersih.
“Jadi kami tidak perlu susah payah mengambil air bersih. Sebelumnya kami harus turun ke sungai sehingga harus mengeluarkan banyak tenaga. Dengan adanya sarana air bersih ini kami bisa menghemat waktu untuk keperluan lain,” pungkasnya. (Efendi)



