SUMUT

Camat Panai Hilir Semprot Disinfektan ke Pelabuhan dan Rumah Nelayan Sei Berombang

LABUHANBATU, SUMUT, BN- Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompinca) Panai Hilir bersama tokoh nelayan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di area Pelabuhan Syahbandar Kelurahan Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Rabu (8/4/2020).

Acara dikemas dalam bentuk antisipasi dan edukasi di tengah warga nelayan. Yakni, memberikan sejumlah sosialisasi tentang tata cara menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

Hadir pada acara tersebut Camat Panai Hilir, Kapolsek Panai Hilir, Danramil 0/3 SB, Satpolair Polres Labuhanbatu. Danpos AL, Ka. Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Tanjung Sarang Elang, Kepala Puskesmas (Kapus) Kelurahan Sei Berombang dan tokoh nelayan dan warga masyarakat.

Sugianto SH MM, Kepala Kantor Unit III Pelabuhan Tj Sarang Elang, menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak Forkompinca Plus Panai Hilir.

“Terimakasih saya sampaikan kepada unsur Forkompinca Plus Panai Hilir, yang telah hadir secara bersama-sama melakukan penyemprotan cairan disinfektan di area Pelabuhan Sei Berombang,

“Sebuah motivasi untuk memerangi Virus Corona. Saat ini situasi di Kecamatan Panai Hilir masuk dalam kabar bersituasi keadaan baik yaitu tidak ada yang terkonfirmasi positif, Alhamdulillah,” ucap Ka. Kantor Pelabuhan Sugiono.

“Semoga Allah SWT, selalu melindungi kita terbebas dari segala marabahaya dalam menghadapi Virus Corona Copid–19. Sekali lagi atas nama Kantor Unit Pelabuhan III Tanjung Sarang Elang kami mengucapkan ribuan terimakasih,” tutup Sugiono.

Sementara, Camat Panai Hilir Hadmansah menghimbau seluruh masyarakat nelayan agar cinta hidup bersih. Camat menyampaikan kepada masyarakat nelayan agar selalu mencuci tangan menggunakan sabun mandi/anti septik, menghindari aktivitas di keramaian dan selalu menggunakan masker jika ingin berpergian kel uar rumah.

“Ya. Cuci tangan menggunakan sabun mandi/anti septik. menghindari keramaian, menggunakan masker jika berpergian ke rumah,” bilangnya.

Sementara itu Kapolsek Panai Hilir, AKP Lumumba Siregar SH mengajak masyarakat nelayan agar menunda acara yang bersifat mengundang keramaian dan jika mengetahui orang pendatang yang mencurigakan segera hubungi pemerintah setempat.

“Ditunda dulu acara yang sifatnya mengundang keramaian dan Jika mengetahui ada pendatang di lingkungannya masing-masing segera laporkan ke pihak pemerintah desa setempat, nanti akan diteruskan ke pihak kecamatan dan kita lakukan pengecekan,” ucap Kapolsek.

“Jaga kebersihan diri, selalu cuci tangan menggunakan anti septik/sabun mandi. Selalu memakai masker saat ke luar rumah. Hindari keramaian dan jangan kontak langsung dengan orang tidak dikenal,” tutup Kapolsek AKP Lumumba Siregar.

M Ridwan Harahap alias Iwan Puteh Putra Pane, tokoh nelayan Panai Hilir menyampaikan apresiasi jajaran Kemenhub Dirjen Perhubungan Laut Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan III Tanjung Sarang Elang, serta Forkompinca Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu. Ia menilai langkah yang dilakukan Jajaran Kemenhub dan Forkompinca Plus cukup baik, dan sangat mengedukasi,

“Sangat baik melakukan penyemprotan cairan disinfektan di seputaran area Pelabuhan Sei Berombang. Ini adalah pencegahan dini. Setidaknya kita sudah melakukan usaha. Ya, usaha pencegahan dini,” ucap M Ridwan yang akrab disapa Iwan Puteh Putra Pane.

“Sebagai nelayan saya berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan sampai ke seluruh rumah warga nelayan seiring menyampaikan pesan edukasi tata cara mencegah dengan pola hidup bersih. kekompakan kita senjata yang ampuh, dan Alhamdulillah Forkompinca Plus Panai Hilir sangat begitu kompak dan inilah salah satu motivasi warga memerangi Virus Corona Copid–19,” tutup M Ridwan Harahap.

Dikabarkan, jajaran Kemenhub Dirjen Penyelenggara Pelabuhan III Tanjung Sarang Elang dan Forkompinca Plus Panai Hilir serta tokoh nelayan berpacu melakukan penyemprotan disinfektan menggunakan alat semprot tanaman. (M.SUKMA)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button