
Ilustrasi : Harga minyak goreng di Jombang semakin melambung
JOMBANG, bidiknasional.com – Melonjaknya harga minyak goreng di sejumlah daerah, bahkan beberapa wilayah di Jombang kian meresahkan masyarakat. Akibat dari kenaikkan harga minyak goreng ini kabarnya masih menjadi pembahasan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang.
Pihak Disdagrin Jombang mengatakan ,”Berkenaan dengan kenaikkan minyak,kita sudah bersurat ke Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) ,jawaban dari sana akan di dapatkan. Jadi kita tunggu jawabannya ” Ujar Nursila Cahyaningrum,Kabid Sarana Perdagangan dan Barang Pokok Penting Disdagrin Jombang ( 4/11).
Perlu diketahui,bahwa lonjakkan harga minyak tanah goreng dalam Minggu terakhir ,namun belum diketahui penyebabnya. “Memang sekitar kurang lebih dua minggu ini harga minyak goreng melonjak, kenaikkan sampai mencapai Rp.3 ribu per/liter. Karena belum rapat jadi kita belum tahu penyebabnya,nanti juga akan mengumpulkan para distributor ” Pungkasnya.
Pada waktu di beritakan sebelumnya ,harga minyak dikatakan salah satu pedagang di Pasar Legi Jombang, tembus Rp.19 ribu per liter.Padahal sebelumnya seharga Rp 16 ribu.
Selain itu minyak kemasan ukuran 2 liter sampai mencapai Rp 35 ribu.Dengan kenaikkan tersebut tak ayal membuat penjualan semakin menurun.
Dampaknya juga pada tipisnya ukuran gorengan oleh sejumlah pedagang gorengan.
Perlu diketahui,beberapa pekan ini dari pantauan bidiknasional.com, kenaikan harga minyak goreng terus mengalami lonjakan tajam di bandingkan sebelumnya.
Beberapa lapak pedagang dan agen, harga minyak goreng mengalami kenaikkan hingga Rp 18 ribu per kilogramnya .Sedangkan minyak goreng curah yang biasa di jual dengan harga Rp 12 ribu,saat ini menjadi kurang lebih Rp 18 ribu per kilogram.
Semakin menjadi was-was warga Jombang dengan kenaikkan harga minyak goreng,akan semakin memberatkan.
Karena itu hendaknya konsumen dan pedagang berharap pemerintah segera menurunkan harga minyak goreng seperti semula. Sebab melihat kondisi di tengah bangkit dari pendemi,jangan dengan kenaikan harga minyak goreng jadi memberatkan mereka. (Tok)



