BANYUWANGIJATIM

PRAJURIT PANGKALAN TNI AL BANYUWANGI LATIH TEMPUR DENGAN BERBAGAI JENIS SENPI DAN PELURU HAMPA

BANYUWANGI, bidiknasional.com – Jelang pelaksanaan Uji terampil Latihan P1, P2 dan L1, L2 Gladi Tugas Tempur (Glagaspur) Lantamal V, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banyuwangi, Letkol Laut (P) Ansori, M.H., M.Tr.Hanla berikan perintah kepada Palaksa dan Pasops untuk meningkatkan kemampuan tempur prajurit Pangkalan TNI AL (Lanal) Banyuwangi yang sedang latihan simulasi Pertahanan Pangkalan (Hanlan), di lapangan apel Mako Lanal Banyuwangi, JL. Raya Situbondo nomor 54, Dusun Krajan, Desa Ketapang, Kec. Kalipuro, Kab. Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (17/11/2021).

Latihan simulasi Pertahanan Pangkalan ini dengan berbagai jenis senjata api ringan dan setiap prajurit dibekali peluru hampa Kaliber 5,56 X 45 mm recoil 1.5 mm merupakan rangkaian dari kesiapan personil dalam uji terampil Glagaspur Lantamal V yang akan dinilai oleh tim dari Kolat Koarmada 2, selain itu kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kemampuan dan ketrampilan Prajurit Laut Blambangan Jenggirat Tangi dalam menghadapi situasi yang sesungguhnya.

Kesiapan dan ketangkasan prajurit Lanal Banyuwangi dalam menghalau separatis pengacau keamanan dan pertahanan pangkalan, diasah dipertajam lagi melalui kegiatan latihan simulasi dengan taktik dan strategi maupun ketangkasan perorangan, regu, pleton dalam pergerakan dasar menjadi suatu kolaborasi yang baik sehingga kerjasama antara pleton, pleton Pomal, pleton Satuan Markas, pleton Satuan Operasi, pleton Satuan Intelijen, pleton Pemadam Kebakaran dari Satuan Faslan, pleton Kesehatan dalam situasi kontak senjata melawan separatis pengacau keamanan dan pertahanan pangkalan dapat mempermudah komunikasi taktis antara satu dengan yang lainnya sehingga lawan mudah dikalahkan.

Perwira Pelaksana (Palaksa) Lanal Banyuwangi, Mayor Laut (T) Hari Handoko mengatakan, “Kegiatan ini selaras dengan perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. yang menyampaikan “Bangun Sumber Daya Manusia (SDM Prajurit) yang unggul dan professional, serta tangguh menghadapi segala ancaman,” terangnya.

Perwira Staf Operasi (Pasops) Lanal Banyuwangi, Kapten Laut (P) mengatakan, “Suara tembakan untuk penyemangat prajurit matra laut pertahanan pangkalan tujuannya agar jiwa militernya prajurit Lanal Banyuwangi tajam kembali walaupun sudah usianya tua-tua, namun sejatinya Tentara tidak ada istilah tua, yang ada cuma sewaktu – waktu setiap prajurit wajib siap bertempur kapan saja,” ucapnya.

(dj-bn/ujik)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button