Warga Mengeluhkan 9 Lampu PJU Mati 1 Tahun, Dinas Perindustrian Gayo Lues Tutup Mata

0

 

9 titik lampu PJU di jalur jalan Provinsi di copot dan sampai sekarang belum di ganti

GAYO LUES, ACEH, BN – Lampu penerangan jalan umum yang ada di dusun gunyak jalan lintas provensi hampir 1 tahun mati ( tidak menyala ) tidak ada upaya di ganti oleh Dinas terkait. Sekitar 5 bulan lalu 9 titik lampu di copot oleh Dinas Perindustrian, sehingga jalan provinsi menjadi gelap gulita.

Akhir-akhir ini banyak lampu penerangan jalan mengalami kerusakan hingga lampu di tiang listrik di copot oleh Dinas Perindustrian. Suasana malam hari di sepanjang 9 titik sekitar 500 meter menjadi gelap. Suasana gelap di jalan raya berlangsung hampir 1 tahun lamanya.

Sebagian besar lampu penerangan jalan yang ada di dusun Gunyak yang dilalui jalan lintas provensi menjadi gelap. Dengan adanya lampu menyala ( hidup ) bisa memberi penerangan pengguna jalan raya dan adanya lampu penerang jalan terutama di kawasan permukiman penduduk manfaat nya besar terhadap masyarakat saat malam hari.

Salah satu warga dusun Gunyak desa persiapan sentang kecamatan Blang kejeren, Aman Selvi mengeluhkan lamanya lampu PJU yang mati kepada BN, Kamis(13/9). “Seperti sudah selayak nya di lakukan perbaikan lampu PJU yang padam ( mati ) atau bila perlu penambahan lampu PJU yang sudah ada. Dengan matinya lampu penerangan jalan suasa perkampungan menjadi gelap gulita ” ungkap Aman Selvi.

Suasana malam hari sepanjang jalan Kuta panjang saja sudah banyak lampu jalan yang padam. Sehingga suasanya menjadi gelap gulita hal ini dirasakan juga oleh warga yang menggunakan motor saat berjalan malam hari menjadi merasa was-was.

Masih menurut Aman Silvi, mau keluar rumah saja kita kuatir kalau suasananya jalan gelap. Dampaknya perkampungan juga tampak sepi karna warga engan mau keluar rumah.

Hal senada di katakan tokoh masyarakat dusun Gunyak desa Persiapan Sentang Kecamatan Blang kejeren, Aman Linda. “Dusun itu sangat memerlukan lampu untuk penerangan jalan, warga sangat berharap agar hal ini segera di perhatikan oleh intansi terkait. Dengan melakukan perbaikan lampu PJU yang rusak, bahkan menambah lebih banyak lampu PJU. Lampu PJU yang sekarang ini dinilai masih kurang” ungkap Aman Linda

Lampu yang rusak ada di 9 titik di copot, kami berharap agar pemerintahan Gayo Lues melakukan perbaikan karna ini menyangkut sarana umum, keberadaan lampu PJU ini manfaatnya sangat besar sekali, lanjutnya.

Di tempat berbeda Kadis Perindustrian Gayo Lues Ir. Rasyidin Porang melalui Kepala Bidang Energi, Marhaban saat ditemui BN di ruang kerjanya, Kamis, (13/9). “Lampu jalan yang rusak dan dicopot itu karna di sambar petir, barang yang di copot akan dikembali ketempat pembelian barang tersebut dan pemasangan lampu jalan nanti dikerjakan bulan 10 yang akan datang. Kita lagi nunggu datangnya barang baru yang akan di kirim dari Singapura atau Jepang” ungkap Marhaban dengan entengnya. (dir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *