Press "Enter" to skip to content

Pemerintah Kabupaten Malang Di Obok-Obok KPK

Dr.H.Rendra Kresna Selaku Bupati Malang saat dikonfirmasi rekan-rekan wartawan

KAB. MALANG, JATIM, BN – Tak disangka-sangka kiprah TIM KPK (Komisi Pemberantas Korupsi) yang selama ini kerap dipergunjingkan seluruh kalangan masyarakat pada umumnya, kini sedang beraksi menjalankan tupoksinya dirumah dinas Bupati Malang pendopo peringatan yang beralamat di Jl.Agus Salim No.7 Malang, hal ini dapat dibuktikan dengan adanya kasus terjeratnya Dr. H. Rendra Kresna selaku Bupati Malang tentang DAK (Dana Alokasi Khusus) di dunia pendidikan tahun 2011 dan juga kasus pendanaan saat kampanye pencalonan sebagai Bupati Malang yang sedang diusut KPK akhir-akhir ini.

Tepatnya pada hari Senin (8/10/2018), Lembaga Anti Rasuah KPK sekitar pukul 18:00 Wib menggeledah rumah dinas Bupati Malang dan dilanjutkan kembali menggeledah kantor Badan Keuangan Aset Daerah, Kabupaten Malang pada hari Selasa (9/10/2018.

Ketika TIM KPK memasuki ruangan BPKAD sekitar pukul 12:00 Wib siang saat pegawai dalam masa istirahat, kurang lebih pukul 15.10 Wib rombongan KPK yang berjumlah 5 orang membawa 1 koper besar berwarna merah dan 1 koper sedang berwarna hitam.

Tidak cukup sampai disini saat TIM KPK keluar ruangan BPKAD Kabupaten Malang, secara langsung menuju ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang yang hanya berjarak sekitar 7 meter dari kantor BPKAD.

Dilain tempat keesokan harinya TIM KPK juga mendatangi Dinas Pendidikan Kabupaten Malang yang beralamat di Jl. Trunojoyo No. 6 Kepanjen Kabupaten Malang. Dilanjutkan kembali TIM KPK juga beranjak langsung ke block office untuk menjalankan tugasnya menggeledah kantor DPKPCK (Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya) Kabupaten Malang.

Secara estafet dalam kurun waktu 1 minggu penggeledahan TIM KPK berlangsung kembali pada hari Rabu (10/10/2018) di Kantor Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Kabupaten Malang, yang berakhir hingga malam.

Dari hasil penggeledahan selama kurang lebih 11 jam itu, Tim Penyidik KPK berhasil menyita beberapa dokumen penting. Selain itu, komisi Anti Rasuah itu juga menyita uang ratusan juta rupiah dan mengamankan beberapa Pejabat Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Malang yang diantaranya : Kepala Dinas PUBM, Kepala Bidang Peningkatan Jalan dan Jembatan serta Kepala Bidang Bina Teknik Dinas PUBM Kabupaten Malang.

Dilakukan pengawalan secara ketat oleh dua polisi yang bersenjata lengkap saat para pejabat Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Malang diamankan TIM KPK dan ke tiga pejabat Bina Marga terlihat masuk menaiki mobil toyota hi-ace yang digunakan KPK.

Belum diketahui perihal secara rinci sumber uang yang di sita Tim KPK tersebut, hanya saja diduga kuat kalau uang itu semua berkaitan dengan kasus yang sedang diselidiki.

Sebelumnya, saat penggeledahan sedang berlansung, Tim KPK terlebih dahulu sudah membawa Kepala bagian (Kabag) keuangan dan aset Dinas PUBM Kabupaten Malang.

Setelah mengacak-acak 11 Kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Malang, kali ini Kamis (11/10/2018) giliran Kantor Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA), yang jadi sasaran penggeledahan Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Seperti biasa, sebanyak 6 orang tim KPK tampak keluar dari Mobil Hi-ace putih dan mobil Innova hitam, menuju kantor Dinas Pekerjaan Umum untuk melakukan penggeledahan. Terlihat, saat memasuki ruangan kantor DPU SDA Kabupaten Malang, tim KPK membawa 1 buah koper dan kedatangan Komisi Anti Rasuah secara mendadak ini, langsung membuat para ASN di Dinas PU SDA Kab.Malang kelabakan dan kaget.

Selain penggeledahan di Dinas PU SDA Kab.Malang, TIM KPK kembali melanjutkan penggeledahan di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab.Malang, Dinas Kesehatan Kab.Malang, Dinas Perhubungan Kab.Malang dan Kantor Badan Perencanaan, Pembangunan Daerah Kab.Malang. (NN)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.