Connect with us

Masyarakat Pamanukan Minta Tertibkan PKL Di PTC

Masyarakat Pamanukan Minta Tertibkan PKL Di PTC

□ Kumuh, Drainase Mampet Dan Sering Banjir

SUBANG, JABAR, BN – Pamanukan adalah daerah kecamatan yang memiliki sebuah kawasan bisnis perniagaan dan perdagangan terbesar di wilayah pesisir Subang utara.

Di Pamanukan berdiri beberapa toko yang siap memenuhi kebutuhan masyarakat dari toko sembako sampai elektronik, serta beberapa penginapan dan toko modern.

Tidak itu pula Pamanukan juga menjadi incaran para pedagang dan pengusaha yang datang dari luar daerah belum lagi berdirinya Pelabuhan Patimban yang sampai sudah dalam tahap pekerjaan.

Dengan hadirnya beberapa pengusaha yang datang ke pamanukan dapat juga meningkatkan perekonomian, sehingga Kecamatan Pamanukan dapat memiliki potensi perekonomian yang tinggi.

PTC salah satu toko modern yang berdiri di Pamanukan pada tahun 2003 diatas bangunan milik aset pemda kabupaten Subang Jawa Barat. Namun sampai hari ini tidak diurus sebagaimana mestinya seperti PTC yang berada di kota lain.

Banyaknya Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan didepan PTC, fasilitas PTC yang rusak akibat di hantam oleh banjir, saluran drainase yang mampet akibat tidak pernah dilakukan pembersihan saluran drainase.

Hal itu sangat terlihat tempat parkiran lantai dasar yang terkesan kurang sehat pasalnya banyaknya nyamuk malaria dan deman berdarah yang mengigit para pengunjung.

“Memang betul pak, kalau dilihat dari luar bangunan PTC memang bagus seolah seperti bangunan luar negeri begitu masuk didalamnya seperti kumuh seolah tidak di urus,” ujar salah satu pengunjung.

Hasil investigasi BN di lapangan banyaknya pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan dijalan umum sehingga seringnya terjadi kemacetan pada hari-hari tertentu, saluran air yang mampet diakibatkan padatnya bangunan PKL yang bediri diatas saluran air tersebut. Akibatnya setiap penghujan selalu terjadinya genangan air.

Masyarakat memohon kepada pihak terkait untuk melakukan penertiban PKL tersebut agar Kecamatan Pamanukan menjadi kota yang rapih dan tertata. (M. tohir)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in JABAR

To Top