Connect with us

Wali Kota Risma Pastikan ASN Bolos Diperiksa Inspektorat

JATIM

Wali Kota Risma Pastikan ASN Bolos Diperiksa Inspektorat

Wali Kota Surabaya dan Wakil Wali Kota Surabaya

SURABAYA, JATIM, BN – Hari pertama masuk kerja paska liburan Idul Fitri 1440 H, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana serta sejumlah anggota DPRD Surabaya menggelar halal bihalal, Senin (25/6) di halaman Balai Kota Surabaya.

Mereka menyalami satu persatu Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai Pemerintah Kota Surabaya.

Para pegawai dan ASN yang hadir terlihat menyemut di halaman Balai Kota. Dari saking banyaknya, proses halal bihalal itu memakan waktu sekitar 2 jam.

Para ASN dan pegawai Pemkot Surabaya terlihat antusias dan sabar antri untuk bersalaman. Mereka juga memanfaatkan momen itu untuk bertegur sapa dengan para ASN dan karyawan lainnya.

“Mohon maaf lahir batin ya,” kata Wali Kota Risma kepada seluruh karyawan dan ASN saat bersalaman.

Wali Kota Risma menjelaskan agenda halal bihalal semacam ini sudah rutin digelar setiap tahunnya oleh Pemkot Surabaya.

Momen itu biasanya digunakan untuk bertemu dan bersalam-salaman sembari saling bermaaf-maafan antar ASN dan pegawai pemkot.

“Ini rutin digelar setiap tahunnya. Mungkin tidak semua ASN yang ikut, tapi yang penting saya dan Pak Wisnu serta jajaran DPRD sudah menyiapkan, dan tujuannya memang untuk saling memaafkan,” kata Wali Kota Risma seusai halal bihalal.

Usai bersalaman dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya serta jajaran Kepala OPD, para pegawai ini langsung menikmati sarapan pagi yang telah disediakan. Kemudian, setelah itu kembali ke kantor mereka masing-masing untuk melayani masyarakat seperti biasanya.

Wali Kota Risma memastikan bahwa di hari pertama masuk kerja pascalebaran ini, tidak ada ASN yang masih liburan. Bahkan, ia memastikan bahwa sejak pagi tadi Inspektorat dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Surabaya sudah turun ke OPD-OPD dan kecamatan-kecamatan serta ke kelurahan untuk mengecek langsung kehadiran para ASN dan pegawai.

“Jadi, kalau pun tidak masuk, harus ada alasan yang jelas, karena nanti aka nada sanksi dan akan diperiksa oleh inspektorat,” kata dia.

Wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya ini juga menjelaskan para ASN dan pegawai itu bisa diketahui bahwa ada yang tidak masuk sekitar nanti sore.

Setelah diketahui ada yang tidak masuk, maka akan dievaluasi dulu alasan tidak masuknya.

“Yang pasti nanti akan diperiksa oleh inspektorat,” pungkasnya. (boody/*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in JATIM

To Top
%d blogger menyukai ini: