Kronologi Tagih Janji Gubernur Berujung Pemanggilan


PALEMBANG, SUMSEL, BN – Dihubungi via pesan WhatsApp, Jum’at (27/7/2019) Ade Indra Chaniago menerangkan Ini Kronologi dari aksi tagih janji :
1. Pada tanggal 2 Mei 2019, bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional, kawan2 aktivis di Sumatera Selatan yang tergabung dalam Aliansi Indonesia Cerdas melakukan Aksi Demonstrasi di Simpang Lima DPRD Provinsi Sumsel, sehubungan dengan kebijakan Gubernur Sumsel melalui Kadisdik sebagaimana link berikut : https://www.detiksumsel.com/sekolah-mulai-siap-siap-pungut-spp/
2. Selain terkait dengan hal tersebut, Aliansi Indonesia Cerdas juga menuntut Guburnur Sumsel untuk segera merealisasikan Janji-janji Politiknya saat kampanye, selengkapnya dapat dilihat pada link berikut : https://palembang.tribunnews.com/2018/04/04/herman-deru-saya-jadi-gubernur-sekolah-benar-benar-gratis-berobat-cukup-bawa-ktp
3. Pasca aksi ada kerabat dan keluarga Gubernur yang berinisial TR dan N menghubungi via WA dan melalui seorang Koordinator Aksi untuk mengingatkan perihal aksi tersebut, dengan kata-kata yang intinya mengingatkan jangan sampai aksi tersebut ada dampak hukum.
4. Pada tanggal 25 Juli saya dihubungi oleh karyawan di kampus tempat saya mengajar bahwa ada surat pemanggilan dari kepolisian yang ditujukan untuk saya.
5. Pada tanggal 26 saya baru menerima surat pemanggilan dimaksud, dengan perihal Permintaan data dan pelaksanaan wawancara yang ditanda tangani oleh KOMPOL ADHI SETYAWAN, SIK., MH.
Selain itu Ade Indra Chaniago dan kawan-kawan telah menyiapkan surat pemberitahuan Aksi Unjuk Rasa di Mapolda Sumatera Selatan pada Rabu, 31 Juli 2019 mendatang. “Ini surat pemberitahuannya, ” kata dia pada awak media”
#EdisiKetikaPenguasaTakSiapDiKritik#
Aktivis Sumsel Bersatu
Kepada
Yth.
Kapolresta palembang.
Cq. Kasat intelkam.
Salam demokrasi.
Kami aktivis dan mahasiswa sumatera selatan yang tergabung dalam satu wadah Aktivis Sumsel Bersatu Sumsel. Akan mengadakan aksi unjuk rasa yang akan di adakan Pada
Hari Rabu,
Tgl. 31 Juli 2019
Pukul.10.00 wib sd selesai.
Tempat. Mapolda Sumsel.
Issu.
Tolak Pembungkaman Aktivis Sumsel
Tolak Kriminalisasi terhadap Aktivis Sumsel
Estimasi massa. 300 org
Peralatan aksi.
– Mobil komando
– Panji-panji
– Pengeras suara.
– Ban bekas.
– Spanduk.
– dll
Demikian surat aksi ini kami sampaikan atas perhatian dan kerja samanya kami ucapkan terimakasih.
Plg 26 Juli 2019.
Korak.
-Sukma hidayat
Korlap.
-Rubi indiarta
-Charma aprianto
-Firdaus hasbullah
-Ruben alkatiri
-Deki lubai
-Yan coga
-Adi bgp
-Indra DK
(Ind)



