Tim PKN Gayo Lues Menduga Ada Permainan di Dinas Perkim


GAYO LUES, ACEH, BN-Anggota tim PKN Gayo Lues Saniman/Raja Praak angkat bicara terkait pemberitaan Bidik Nasional tentang kasalahan pada papan nama proyek Pembangunan tambahan IPAS kapasitas 3 liter/detik di Desa Uring, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues.
Saat ditemui Bidik Nasional di kediamannya, Saniman/Raja Praak mencurigai adanya permainan di dalam Dinas Perumahan dan Wilayah Permukiman (Perkim) Gayo Lues. “Pekerjaan itu berasal dari Dinas Perkim, bagaimana mungkin di papan nama proyek bisa larinya ke Dinas PUPR. Apa selama pekerjaan sedang berjalan PTTK dari Dinas Perkim tidak pernah turun ke lapangan untuk memantau? Jangan-jangan ada permainan di dalam Dinas Perkim ini?,” katanya, Sabtu (9/11).
Ia meminta agar pihak rekanan dituntut supaya bisa bekerja profesional. Dan kepada pihak penegak hukum diharapkan bisa memanggil dan memeriksa pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan proyek, apalagi di papan proyek itu juga tidak terpampang spanduk dari TP4D. “Mudah-mudahan kecurigaan kami bisa menjadi kontrol yang baik, sehingga mutu proyek ini sesuai dengan yang kita harapkan,” katanya.
Sebelumnya pada hari Rabu (6/11) saat Bidik Nasional melakukan konfirmasi ke Kabid Cipta Karya Surianto ST, ia terkesan menutupi pihak kontraktor dengan mengatakan sulit menghubungi pihak kontraktor dan jika ada sesuatu hal diminta menghubunginy saja.
Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa pengerjaan proyek pembangunan tambahan IPAS kapasitas 3 liter/detik di Desa Uring Kecamatan Pining Kabupaten Gayo Lues menelan anggaran Rp900.459.863 yang bersumber dari APBK-DAK tahun 2019.
Adapun pihak perusahaan yang tergabung dalam proyek tersebut diantaranya perusahaan perencana dari CV Delta Konsultant, perusahaan pengawas CV Filar Engineering Consultant dan perusahaan pelaksana CV Wasilah Hutama Karya. Dalam papan proyek diketahui pekerjaan dimulai dari 17 Juni 2019 hingga 14 Oktober 2019. (dir)



