Terkait Master Meter Keputih, PDAM Sampaikan Permintaan Maaf


SURABAYA, JATIM, BN-Sekitar pukul 08.52 Wib petugas PDAM Kota Surabaya mendatangi lokasi sambungan Meter air /Master Meter/MM khusus pelanggan Kelompok Swadaya Masyarakat/KSM Tri Daya Mukti & KSM Sumber Baru yang berlokasi di Jl. Keputih Tegal Baru Kav No. 23, Keputih Surabaya, Senin (18/11/2019).
Untuk diketahui Master Meter adalah program pelayanan sambungan air yang berbasis komunitas melalui satu meter induk yang kemudian didistribusikan secara swadaya oleh KSM.
Pantauan wartawan Investigasi Mingguan Bidik Nasional & bidiknasional.com dilokasi, Keberadaan Tim PDAM kali ini bertujuan menggali permasalahan apa yang menimbulkan air tersendat, tim mencoba berkoordinasi sesuai bagian masing-masing sehingga keputusan yang diambil dan akan dikerjakan menghasilkan sebuah solusi yang memuaskan bagi kedua KSM.
Salah satu upaya untuk mencapai target tersebut, hadir di lokasi Direktur Pelayanan Anizar Firmadi,Manager senior pelanggan Nanang Adi Sucipto, serta beberapa staf P2K dan humas PDAM Surya Sembada Kota Surabaya
Setelah dilakukan koordinasi antar bagian, Tim Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Kota Surabaya berencana memasang katub atau valve yaitu sebuah perangkat yang terpasang pada sistem perpipaan, yang berfungsi untuk mengatur, mengontrol dan mengarahkan laju aliran fluida dengan cara membuka, menutup atau menutup sebagian aliran fluida.
“Jadi jika valve sudah terpasang,ia akan mengatur debit air yang berasal dari pipa jaringan sekitar pompa claster dekat rusunawa Keputih itu yang terbilang dorongannya tinggi, akan memberikan debit air yang awalnya besar menjadi satu dan tidak kemana-mana. Katub akan di tempatkan pada pipa jaringan tepat di depan meter air MM,” ujar Anizar Firmadi Direktur Pelayanan PDAM Surabaya.

Berdampingan : Anizar Firmadi Direktur Pelayanan PDAM Surabaya (kiri) & Ketua KSM Tri Daya Mukti Tri Priyanto (kanan)
Anizar berharap valve akan menutup debit air yang berasal dari pipa jaringan disebelah barat yang dorongannya lebih rendah serta langsung mengalirkan debit air yang dinilai tinggi (pipa jaringan dari pompa cluster) dapat langsung diarahkan dalam satu pipa sehingga air akan terbagi rata pada target yang akan dituju.
Sebelumya, Manajer Tata Usaha dan Humas PDAM Surabaya Adi Nugroho, saat ditemui awak media menyampaikan permintaan maafnya.
“Atas ketidak nyamanannya pelanggan, kami humas PDAM Kota Surabaya menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh warga penerima manfaat air KSM Tri Daya Mukti dan KSM Sumber Baru serta menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar besarnya kepada Wakil Ketua komisi B DPRD kota Surabaya bapak Anas Karno yang telah memberikan support & kontrol layanan, kepada kami PDAM Swasembada kota ,” ucap Manajer Tata Usaha dan Humas PDAM Surabaya Adi Nugroho, (18/11).
“Semoga solusi yang kami jalankan dapat mengoptimalkan debit air diwilayah Keputih Tegal Timur area MM, agar pasokan air bagi penerima manfaat MM lancar,” imbuhnya.
Adi menambahkan setelah dilakukan pekerjaan pemasangan katub, solusi kedua dapat ditempuh dengan melakukan pemindahan titik meter air MM untuk lebih ditempatkan pada lokasi dekat pemukiman penduduk. Selain itu atas dasar penilaian tim dilapangan, setelah MM seyogyanya di bangun tandonisasi juga ditambahkan mesin pompa agar pasokan air untuk berikutnya menjadi berlimpah dan mencukupi.
Seperti diketahui sebelumnya, sehari paska reses atau penjaringan aspirasi masyarakat Wakil Ketua Komisi B DPRD kota Surabaya Anas Karno tengah melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) mendatangi lokasi MM, langsung melakukan check dan richek atas laporan warga Keputih Tegal Baru (17/11/2019) yang mana anggota dewan menerima pelaporan masyarakat tentang distribusi air PDAM di wilayah Master Meter tidak lancar.

Menanggapi pertanyaan awak media terkait Tim PDAM yang hari ini langsung mendatangi lokasi, Anas Karno berharap kinerja PDAM harus Lebih Cekatan dan Care Lagi terhadap keluhan rakyat kaum marginal.
“Jangan menunggu masyarakat mengadu ke anggota dewan karena saluran airnya buntu dan airnya tidak lancar bahkan tidak mengalir,” kata Anas.
Pria asli kelahiran Surabaya ini menambahkan untuk mencapai kemajuan layanan, sudah menjadi tanggung jawab Badan usaha Milik Daerah atau PDAM supaya lebih cepat merespon aduan masyarakat.
“Air adalah kebutuhan primer,sebagai Pelanggan atau konsumen,masyarakat sangat membutuhkan air. Jangan menunggu temuan atau menunggu warga wadul kepada dewan,” ucapnya.
Terpisah, Ketua KSM Tri Daya Mukti Tri Priyanto menjelaskan kebutuhan air bersih yang dikelolanya sangat membantu sekitar 300 KK penerima manfaat air, terdiri dari warga RT 03,RT 04 dan RT 05 Keputih Tegal Timur, Keputih Surabaya. Dia menyampaikan ucapan terimakasih kepada anggota dewan yang telah membantu dan PDAM Surabaya yang telah melakukan respon cepat.
“Terima kasih keluhan masyarakat terkait MM langsung ditindaklanjuti, saya berharap setelah ini, air kembali lancar seperti satu bulan lalu,” imbuhnya.
Dalam hal ini selaku pengurus pusat Forum Komunikasi (Forkom) MM Surabaya, Budi Santoso menegaskan semoga PDAM Surabaya terus meningkatkan layanannya kepada masyarakat. Seperti slogan yang bertuliskan air adalah sumber kehidupan.Menjadi sangat penting ketika air yang dulunya tidak lancar menjadi lancar.
“Mengutip dari apa yang di sampaikan oleh Ibu Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, dimanapun tempatnya, tak perduli itu di tanah abu-abu, wargaku di Surabaya harus mendapatkan air bersih dari PDAM. Karena kita tidak tahu disana juga akan muncul pemimpin generasi penerus bangsa ini,” pungkasnya. (boody)



