JATIM

Imbas Corona, Siswa di Banyuwangi Belajar di Rumah

Suratno, S.Pd, MM

BANYUWANGI, JATIM, BN-Pemkab Banyuwangi melalui Dinas Pendidikan secara resmi mengalihkan kegiatan belajar mengajar siswa ke rumah sejak tanggal 16 Maret 2020 lalu.

Kegiatan bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Keputusan tersebut disampaikan pada rapat koordinasi (Rakor) peningkatan kewaspadaan dini Covid-19 yang diikuti Format Banyuwangi dan lintas elemen di Pendopo Banyuwangi bulan Maret 2020 lalu.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Suratno menjelaskan pihaknya juga membatasi kegiatan-kegiatan pelajar yang bersifat kerumunan, lomba-lomba sekolah, antarsekolah dan keilmuan juga ditunda.

“Outing atau belajar di luar kelas, studi wisata, semuanya kami tunda dan batalkan. Kami berpesan agar orang tua mengawasi putera-puterinya masing-masing. Hindari berkerumun atau bergerombol dan menjaga jarak, tetap menjaga kebersihan mulai cuci tangan, pakai marker disaat keluar rumah, berjenur pagi diterik sinar matahari juga pola makan dijaga yang bergizi serta berolahraga untuk menjaga imunitas tubuh agar tubuh Kita tetap sehat,” jelas Suratno di ruang kerjanya, Rabu (15/04/2020).

‎Menurut Suratno, pengalihan belajar ke rumah tersebut meliputi KB, TK/RA, SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK sesuai keputusan Gubernur Jawa Timur yang merupakan pihak yang berwenang mengelola SMA/SMK. Adapun RA/MI/MTs/MA sesuai koordinasi dengan Kementerian Agama.

Ia menambahkan, social distancing membikin jarak sosial dengan membatasi interaksi dengan orang lain. Apalagi dalam skala yang masif seperti para pelajar yang jumlahnya ratusan ribu.

“Ini penting bukan hanya untuk melindungi diri sendiri tapi menyelamatkan orang lain dan harapan kami semoga pandemi Covid-19 segera hilang dan dapat ditangani oleh petugas terkait,” terkait. (dj)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button