JATIM

Dorong Perekonomia Rakyat, Warga Dusun Gumuk Agung Bangun Wisata Pemancingan

BANYUWANGI, JATIM, BN-Warga pemuda dusun Gumuk Agung RT 02 RW 03 Desa Watu Kebo, Kecamatan Blimbingsari Banyuwangi menggali potensi sumber daya alam sekitar sebagai wahana wisata pemancingan dengan memanfaatkan lahan dekat sungai Sumberan, Sabtu (22/8).‎

Lahan tersebut dibuat Kolam pemancingan/Embung berukuran 50m x 200m. Kolam ini dijadikan sebagai tempat budidaya ikan tawar. Selain itu sebagai sarana pengairan pertanian yang ada di hilir sana dan juga tempat wisata pemancingan.

Erwan Nofandi mengatakan, awalnya lahan itu tidak dimanfaatkan oleh pemiliknya. Setelah warga dusun Gumuk Agung menemui pemilik dan menyampaikan inisiatif bahwa warga ingin membuat Kolam pemancingan sebagai :

1. Kolam pemancingan ikan tawar dan wahana wisata pemancingan.

2. Untuk melestarikan budidaya
ikan tawar.

3. Sebagai pengairan pertanian di musim kemarau.

Lahan tersebut di buat Kolam pemancingan juga sebagai Embung pengairan pertanian dengan luasan L50 m x P200 m disulap menjadi lokasi wisata pemancingan.

Menurutnya, Pemdes (pemerintah desa) Watu Kebo telah mendukung dan juga didukung Tiga Pilar atas inisiatif warga dusun Gumuk Agung membuat Kolam tersebut.

Menurut Erwan, hal ini dilakukan untuk menggerakkan ekonomi warga setempat yang sebelumnya ikut terpukul akibat pandemi covid 19.

Dengan memanfaatkan media yang ada dalam proses penggalian embung yang sebelumnya angker dan sunyi ini disulap menjadi kolam pemancingan.

“Nantinya yang mengelola Wisata pemancingan ini mas Suhairi, saya (Erwan Nofandi) mampu menjadi magnet bagi para pemancing ikan tawar,” kata Erwan.

Lanjutnya, proses penggalian Kolam tersebut menggunakan alat berat Bego, agar lebih cepat selasai pengerjaan proyek ini. Untuk material galian tersebut dimanfaatkan untuk perbaikan jalan kampung , pengurukan halaman mushala dan Masjid Gumuk Agung.

“Selain itu juga membantu membangun drainase / plengsengan guna memperlancar aliran air menuju sungai Sumberan,” ucap Erwan Nofandi.

Salah satu warga Dusun Gumuk Agung panggilan akrabnya Gepeng menambahkan, khususnya masyarakat dusun Gumuk Agung nantinya ikut merasakan manfaatnya dengan dibukanya wisata pemancingan yang unik ini untuk mendorong perekonomian sekitar kolam pemancingan lebih meningkatkan.

Rencananya pengelola pemancingan mas Suhairi akan mengadakan beragam lomba pancing pun dibuka. Maksud dan tujuan untuk menggerakan ekonomi kerakyatan. Dengan projek inias Suhairi serta warga dusun bekerja sama dengan pemerintah desa membuka kolam pemancingan untuk dijadikan lokasi wisata.

“Dengan adanya wisata pemancingan ini masyarakat dapat merasakan manfaatnya. Bisa menggerakkan ekonomi warga. Warga dapat membuka usaha berjualan atau apapun yang dibutuhkan oleh para pemancing dan pengunjung,” pungkasnya. (Jojo BN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button