Komitmen Nyata Program JKN-KIS Membayarkan Seluruh Pembiayaan Peserta


SURABAYA, JATIM, BN-Bercerita tentang perjalanan riwayat pengobatan operasi tumor jinak pada punggung belakang (atas) Mahmudah (48) istri dari Warto (55) peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN) Segmen Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) kelas 2 mandiri merupakan salah satu komitmen nyata BPJS Kesehatan pada anggotanya.
Sebagai informasi, Mahmudah pernah memiliki benjolan di bawah kulit, yang berisi jaringan lemak. Selain di punggung, lipoma atau benjolan tersebut berkembang dengan sangat lambat dan tidak berbahaya. Ciri khas dari benjolan ini adalah terasa lunak ketika disentuh, tidak berwarna, dan umumnya tidak nyeri.
Ketika berobat jalan di Klinik Medical Center ITS atau Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), dokter menjelaskan benjolan lipoma bisa dihilangkan jika menggangu penampilan atau menimbulkan rasa sakit di sekitar bagian tubuh. Cara menghilangkannya adalah dengan operasi pengangkatan lipoma. Selain operasi, prosedur Liposuction (sedot lemak) juga bisa dilakukan untuk mengangkat tumor jaringan lemak ini.
” Sebelumnya memang termasuk permintaan pribadi mengenai benjolan yang dirasakan istri saya yang terletak dipunggung belakang sebelah atas. Rutinitas kontrol di FKTP Klinik Medical Center ITS selama hampir kurang lebih tiga bulan, saya dan istri sepakat, benjolan itu diangkat atau dioperasi,” terang Warto di Keputih Timur 1, Surabaya (29/08).
Keinginan mengangkat benjolan tersebut sambung Warto diperkuat oleh vonis dokter yang mengatakan benjolan merupakan jenis lipoma yang dapat diangkat. Tentunya dengan prosedur ketat seluruh pemeriksaan yang disarankan dokter, kemudian sang istri mendapat surat rujukan pelaksanaan operasi di RS Haji Sukolilo Surabaya.
“Jadi operasi dijalankan kurang lebih satu tahun yang lalu. Mekanismenya, istri saya hadir pada pagi hari, lalu berpuasa, setelah itu di keesokan hari barulah operasi dijalankan,” ucapnya.
Lebih lanjut, Warto menerangkan, seluruh pembiayaan ditanggung oleh BPJS kesehatan.
“Mulai dari kontrol rawat jalan sebelum pelaksanaan operasi sampai paska selesai dilakukannya operasi, semua biaya gratis,” ungkapnya.
Disinggung wartawan mengenai ruang kelas kepesertaan apa sudah sesuai, ia menjelaskan kelas yang diterimanya adalah ruangan sendiri.
“Kata perawat dan tenaga medis RS Haji Sukolilo, ruangan yang diberikan kepada istri saya sudah sesuai kelas kepesertaan saya. Ruangan yang hanya sendiri tidak bercampur dengan pasien lain, terdapat ac dan televisi dalam ruangan,” jelasnya.
Namun lebih pada kenyataannya, lanjutnya JKN-KIS hadir turun langsung memback up penuh seluruh sarana dan prasarana, termasuk biaya keseluruhan dan pelayanan, semua dirasa mengesankan tanpa membedakan kepesertaan JKN maupun umum.
“Saya berharap kedepannya, pelayanan terbaik tersebut terus ditingkatkan. Masyarakat akan semakin melek program ini, karena program JKN-KIS adalah baik untuk semua kalangan,” tutupnya. (boody)



