Hibah Tanah Ke TNI, Mesuji Bakal Bangun Kompi Batalyon Yonif 143/TWEJ


MESUJI, LAMPUNG, BN – Komandan Kodim 0426/Tulang Bawang Letkol Kav Joko Sunarto, S.Sos., M.Han mendampingi Danrem 043/ Garuda Hitam (Gatam) Brigjen TNI Toto Jumariono, S.S.,M.I.Kom, menerima hibah tanah milik pemerintah Kabupaten Mesuji Kepada TNI, untuk pembangunan Kompi “B” Yonif 143/TWEJ, bertempat di Aula Kantor Bupati Mesuji, lantai III Desa Wiralaga mulya Kab. Mesuji, Rabu (27/01/2021).
Acara tersebut, dihadiri sekitar 50 orang dengan mematuhi protokol kesehatan, tampak hadir juga Asisten I yang mewakili Gebenur Lampung, Drs Qodratu Ihwan.MM, Pasi Intel Kajari Tuba Raden Akmal SH, Ketua DPRD Mesuji Hj. Elfianah, Bupati Mesuji H. Saply TH, Wakil Bupati Mesuji Hayati Chandra Lela, S.Sos, MM, jajaran Korem 043/Gatam, Danyon 143/TWEJ Mayor Inf Iqbal.T, Sekda Mesuji Syamsudin, S.Sos, Kepala Desa Berasan Makmur Suwaris, Ketua BPD Berasan Makmur Wagino, Kades Wiralaga II Agus Pritno, dan Tokoh Masyarakat Mat Jaya.
Bupati Saply TH mengatakan, jika kegiatan hari ini adalah penandatanganan dan Penyerahan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Pemerintah Kab. Mesuji dengan Korem 043/Garuda Hitam, berupa lahan seluas 20 hektar dari pemerintahan Desa Berasan Makmur, yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan Kompi “B” Batalyon Infanteri 143/Tri Wira Eka Jaya (TWEJ) serta masih ada lagi yang akan dihibahkan oleh bapak Mat Jaya Tokoh masyarakat Desa Wiralaga II seluas 40 hektar dan sekarang masih dalam proses pengurusan administrasinya.
“Upaya penghibahan lahan ini merupakan bentuk dukungan kami kepada TNI. Kami bersama seluruh masyarakat Mesuji sangat menyambut baik dan mendukung pembangunan batalyon di Kabupaten Mesuji. Harapan kami, dengan adanya kompi Batalyon mampu meningkatkan keamanan di Mesuji,” jelas Saply.
Disisi lain, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Toto Jumariono, S.S.,M.I.Kom menyampaikan, jika pihaknya belajar banyak di Mesuji atas peristiwa hibah ini.
“Saya akan belajar cara bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, dari tokoh masyarakat yang beliau telah menghibahkan tanahnya kepada TNI, itu semua akan saya sampaikan kepada Gubernur Lampung”, tambahnya.
“Pertahanan yang kita miliki ada pertahanan Militer dan mempunyai doktrin yang di sebut Catur Darma Eka Paksi, dan sekarang ada Pertahanan Nir Militer “Dwi Bhakti Eka Darma” yaitu pertahanan komponen yg tidak bersenjata dan akan menjadi komponen pendukung ancaman Militer,” terang Danrem.
Lanjutnya Danrem, semua ancaman yang berdimensi politik, idiologi dan budaya, ataupun semua ancaman diluar Militer, bisa datang dari dalam negeri maupun luar Negeri. Pertahanan Militer suatu upaya yang bersifat semesta, dalam rangka menjunjung tugas yang dilakukan berdasarkan atas kesadaran dan kewajiban masyarakat dan komponen masyarakat sebagai warga Negara.
“Pertahanan Militer yang ada di wilayah Lampung, ada Batalyon 143/TWEJ yang berkedudukan di Natar yang posisi kompi tersebar, dan juga ada komando kewilayahan yaitu Kodim-kodim yang tersebar di tiap-tiap Kabupaten. Saya sangat bangga dan mengapresiasi kepada masyarakat Mesuji, karna betul betul memiliki jiwa berbangsa dan bernegara. pembangunan Kompi “B” ini adalah untuk kepentingan bangsa dan negara, dan bukan kepentingan pribadi,” papar Jenderal TNI berbintang satu tersebut. (*Dra)



