JATIM

IKAGA SUMENEP SANTUNI ANAK YATIM

IKAGA Sumenep memberikan santunan uang tunai kepada 24 siswa-siswi anak yatim yang sudah lama diasramakan di aula SMPN 3 (22/08),

SUMENEP, JATIM, BN – Ikatan Alumni SMPN 3 (IKAGA) Sumenep memberikan santunan dalam bentuk uang tunai kepada 24 siswa-siswi anak yatim yang sudah lama diasramakan di aula SMPN 3, Ahad 22 Agustus 2021.

Ditempat berbeda Alumni SMPN 3 Sumenep juga menyalurkan santunan berupa sepatu berikut uang tunai di kediaman Halimiyah salah satu pengurus Ikaga.

Acara pembagian keagamaan secara intern kali ini diserahkan oleh Kepala Sekolah SMPN 3 Syaiful Rijal didampingi semua pengurus Ikaga yang diambil dari lintas Alumni. Pembagian santunan pada anak yatim tersebut merupakan prioritas program diluar kegiatan lainnya.

Ketua Ikaga Imam Syafie SH dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada seluruh pengurus yang telah bekerja mewujudkan program-program ini. Ia juga berterimakasih kepada Kepala sekolah yang telah memberikan tempat.

Selain itu, Koordinator Keagamaan dan Sosial Hj.Farida menyatakan, donasi adalah bagian program tahunan            ( muharraman), sedangkan kegiatan jangka pendek atau bulanan yakni khataman al-Qur’an secara online dan Jum’at berkah yang dilaksanakan setiap hari Jum’at (pasaran legi/manis) dengan cara mendistribusikan makanan di jalan-jalan prokotol serta kegiatan sosial lainnya.

Sekjend IKAGA, H.safiudin menambahkan, salah satu kunci berorganisasi yaitu taat azas, berkomitmen dan berintegritas. ” pengurus Ikaga harus tegak lurus, dalam bekerja, tidak perlu membuat hal-hal yang kontra produktif yang sifatnya mengarah kepada perpecahan,” kata Piu sapaan lekatnya.

Disisi lain Kepala sekolah SMPN 3 Syaiful Rijal memberikan arahan, “selain Ikaga, alumni tiap angkatan juga diakui sebagai bagian organisasi alumni yang tak terpisahkan dari Ikaga.Sehingga lintas alumni agar menyatu di Ikaga dan jika ada lintas alumni selain Ikaga tegas tidak diakui dan dilarang mengadakan kegiatan di sekolah,” ujarnya.

Berbagai kemajuan yang telah diraih anak didik SMPN 3 sambungnya, hendaknya menjadi penyemangat dan pilihan utama bagi siswa siswi kedepan.

” Alumni SMPN 3 diterima di sekolah yang diinginkan seperti SMAN 1, SMAN 2, SMK dan seterusnya. Jadi tidak kalah dengan lulusan SD sekolah SMP lainnya,” terangnya.

Perlu diketahui, untuk tahun ini SMPN 3 meluluskan 24 siswa dengan total keseluruhan 110. ” Ini berarti murid SMPN 3 bertambah 3 ruang kelas. Mudah-mudahan kedepan bertambah anak didik dan inipun tidak lepas atas perjuangan Ikaga,” imbuhnya.

Sementara itu, Koordinator Santunan Sunarto mengatakan, ” tindakan keagamaan tidak selalu ada wadah sah atau tidak sah, yang harus kita sadari adalah kebersamaan peduli kepada saudara-saudara kita yang duafa. Juga dalam hal alumni lintas angkatan memberikan santunan kepada janda-janda tidak mampu, orang yang menderita sakit tahunan, orang miskin dan anak yatim atau piatu, hal ini merupakan kepedulian bersama sehingga semua alumni mampu dan tidak terikat,” ucapnya. (yus)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button