06/10/2022

BIDIK NASIONAL

Berita Investigasi

Dr. Radi, Dokter Tim Nasional Satu – satunya Diajang Sea Games Vietnam asal NTB

2 min read

MATARAM, BIDIKNASIONAL.com – Pelaksanaan, SEA Games 2021 dimulai pada 12-23 Mei 2022, dimana terdapat 11 negara ASEAN yang berpartisipasi dalam ajang ini, termasuk Vietnam yang ditunjuk sebagai tuan rumah. SEA Games 2021 kali ini diketahui mempertandingkan 40 cabang olahraga yang diperlombakan, seperti cabang sepak bola, atletik, renang, bahkan e-sport.

Pada Sabtu (14/5/2022), Indonesia mampu memperolah 13 medali emas, 15 perak dan 9 perunggu. Perolehan tersebut membuat Indonesia menempati posisi 3 klasemen perolehan medali terbanyak pada SEA Games 2021.

Dalam pelaksanaan SEA Games XXXI. dr. Mokhammad Rakhmaf Abadi, Sp.KO, selaku pemegang Lisensi FIM yang berasal dari RSUD Provinsi NTB, ditunjuk untuk mengawal cabang olahraga Tenis Lapangan, dr Radi merupakan dokter satu-satunya yang menjadi dokter tim Nasional diajang seagames Vietnam yang berasal dari NTB.

Bagi dr. Radi menjadi dokter tim Tenis Indonesia pada seagames XXXI vietnam sangat menantang karena Keterampilan ini tidak dimiliki oleh sembarang dokter, cedera dan memulihkan cedera sehingga bisa _return to sport_ memerlukan keahlian khusus sesuai dengan spesialisasi yang sudah saya tempuh pendidikannya selama 7 semester, selain itu ada keterbatasan anggaran juga pemerintah Indonesia.

“Suatu kebanggaan dan kehormatan bagi saya, karena bisa membantu Bangsa dan Negara tercinta dalam upaya meraih prestasi terbaik di kancah Internasional, adapun Pengalaman saya ketika menjadi dokter tim Tenis Indonesia pada seagames XXXI Vietnam sangat menantang, karena keterbatasan anggaran pemerintah Indonesia, maka saya merangkap dokter sekaligus team recovery”. Jelasnya pada wartawan saat dihubungi via whatsAap 12/06/22

Adapun tugasnya Lanjut dr. Radi, antaralain adalah Menyiapkan kondisi atlet sebelum bertanding, Melakukan tindakan-tindakan preventif cedera yang mungkin bisa terjadi pada atlet (disesuaikan dengan masing-masing atlet karena tiap atlet berbeda), Memberikan terapi pada cedera yang terjadi pada atlet, Mengobati sakit yang terjadi pada kontingen (baik atlet, pelatih, ataupun official), Melakukan program recovery pada atlet setelah bertanding, dan Mengawal atlet dan official dalam protokol kewaspadaan covid-19 yang diterapkan oleh Pemerintah Vietnam.

Ditunjuk sebagai dokter Timnas Tenis Nasional membuatnya bangga bisa membawa nama RSUD Provinsi NTB di kancah Internasional dan berharap untuk kedepannya RSUD Provinsi NTB mampu secara paripurna menjadi sentra pelayanan cedera olahraga dan sentra pengembangan prestasi olahraga Indonesia.

“Alhamdulillah ya selama disana semua kontigen Timnas Tenis Indonesia berangkat dan pulang dalam keadaan sehat, disini saya juga ingin menyampaikan bahwa saya sangat bangga bisa membawa nama RSUD Provinsi NTB di kancah Internasional, harapan saya ke depan RSUD Provinsi NTB mampu secara paripurna menjadi sentra pelayanan cedera olahraga dan sentra pengembangan prestasi olahraga Indonesia”. Terang dr. Radi

Lanjut dr.Radi, jadi kedepannya atlet Indonesia tidak mengalami kesulitan mendapatkan akses penanganan dari mulai pencegahan cedera, penanganan cedera yang memerlukan operasi, hingga pemulihan _return to sport_.
Tidak ada lagi atlet Indonesia yang terlantar dan tersisih akibat mengalami cedera, karena mereka akan _comeback stronger_ pasca cedera, karena Bapak Direktur, dr. Jack dr. H. L. Herman Mahaputra,M. Kes., M.H juga sudah berkomitmen akan segera menyediakan fasilitas Return to Sport Center di RSUD Provinsi NTB, efektif pada tahun ini, Tutupnya.

Laporan: Aini

Editor: Budi Santoso

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

by boodysank/bidiknasional.com/bidiknasional@yahoo.com | Newsphere by AF themes.