JATIMMADIUN

PEMBUKAAN LOKA KARYA 7, “PANEN HASIL BELAJAR” PENDIDIKAN GURU PENGGERAK ANGKATAN 5 KABUPATEN MADIUN

Prosesi pembukaan Loka Karya 7 Panen Hasil Belajar Pendidikan Guru Penggerak angkatan 5, di Aula Wilis Bakorwil 1 Madiun (19/12)//Foto.dok: Bas

MADIUN, BIDIKNASIONAL.com – Senin (19/12/2022), bertempat di Aula Wilis Bakorwil 1 Madiun digelar prosesi pembukaan Loka Karya 7 Panen Hasil Belajar Pendidikan Guru Penggerak angkatan 5.

Hadir pada kesempatan itu, Kepala BBGP Provinsi Jatim, Kadindik Kabupaten Madiun, Kacab Dindik Jawa Timur wilayah Madiun, Pengawas Sekolah yang mewakili masing-masing jenjang pendidikan dan jajaran Forkopimda Kabupaten Madiun. 

Acara diawali pembukaan dan dilanjutkan sambutan oleh Ketua Pelaksana, dalam sambutannya beliau menyampaikan program guru penggerak merupakan bagian dari program merdeka belajar Kementrian Pendidikan, Kebudayaan riset dan teknologi RI. Keberadaan guru penggerak ini dipersiapkan sebagai penggerak transformasi kepemimpinan pendidikan yang merupakan rencana strategis Kemdikbud Ristek menuju Indonesia Emas 2045.

Pendidikan guru penggerak juga merupakan sebuah program pendidikan kepemimpinan bagi guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang murid secara holistik, aktif dan proaktif dalam mengembangkan pendidikan lainnya, untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat pada murid, serta menjadi teladan dan agen tranformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil pelajar pancasila. 

Program ini meliputi pelatihan daring, Loka Karya, Konferensi dan pendampingan individu selama 6 bulan bagi calon Guru penggerak. Selama program, guru tetap menjalankan tugas mengajarnya sebagai guru. 

Sampai angkatan ke 5 ini pemerintah akan meluluskan calon guru penggerak sebanyak 8.000 dengan target di akhir program ini sebanyak 55.000 guru penggerak. Hari ini sebagai puncak serangkaian Loka Karya (Panen Hasil Belajar) yang dimulai dari pembukaan melalui Loka Karya Orientasi pada 23 mei 2022.

Kabupaten madiun akan meluluskan sebanyak 73 calon guru penggerak yang terdiri dari 19 jenjang TK, 34 (35) jenjang SD, 9 jenjang SMP, 11 jenjang SMA/SMK/PKLK dengan 13 Pengajar Praktik serta 4 Fasilitator (NTB, Aceh dan Riau).

Guru Penggerak harus istiqomah, tutur Supardi, S.H., M.Pd., selaku Kepala Cabang Dinas Pendidikan (KACAB DINDIK) Jawa Timur wilayah Madiun mengawali sambutannya, guru penggerak harus bersikap teguh pendirian dan selalu konsekuen, melaksanakan pekerjaan dengan baik, tekun dan terus menerus-menerus mencapai tujuannya, juga harus memiliki kematangan moral, emosi dan spiritual untuk berperilaku sesuai kode etik.

Selanjutnya prosesi Loka Karya 7 “panen hasil belajar” pendidikan guru penggerak dibuka oleh H. Ahmad Dawami Ragil Saputro S.Sos., selaku Bupati Madiun.

Dalam sambutannya beliau menuturkan, guru yang bisa mengajar dan menjalankan tugas dengan baik akan menghasilkan anak didik yang baik pula demikian sebaliknya, dengan adanya guru penggerak yang merupakan guru-guru terbaik bangsa yang merasa terpanggil untuk mendorong perubahan pendidikan di negeri ini kearah yang lebih baik sehingga diharapkan menjadi pemimpin pendidikan di masa depan yang mampu melahirkan embrio generasi unggul di Indonesia, pungkasnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun Dra. Siti Jubaedah M.H., pada kesempatan yang sama menambahkan, “di Kabupaten Madiun untuk program merdeka belajar di tahun 2022 ini baru 385 lembaga yang melakukannya. Mudah-mudahan di tahun depan semua lembaga siap untuk menerima program ini”.

Dengan lahirnya guru penggerak ini, diharapkan akan melahirkan siswa-siswi yang berkarakter, cerdas dan berkompeten sesuai dengan slogannya, TERGERAK, BERGERAK, MENGGERAKKAN!!!!

Laporan: Bas/Mdn

Editor: Budi Santoso

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button