
Rapat Kerja Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Marhaenis Jombang, Jawa Timur, Sudjatmiko terpilih sebagai Ketua DPC (Dewan Pimpinan Cabang) Gerakan Pemuda Marhaenis ( GPM) Jombang Bandar Kedung Mulyo,Jombang, 20/3/2023)// Foto: Tok
JOMBANG, BIDIKNASIONAL.com – Rapat Kerja Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Marhaenis Jombang, Jawa Timur, Sudjatmiko terpilih sebagai Ketua DPC (Dewan Pimpinan Cabang) Gerakan Pemuda Marhaenis ( GPM) Jombang Bandar Kedung Mulyo,Jombang, 20/3/2023).
Acara dihadiri oleh Ketua DPD Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Jawa Timur Puji Setiadi, kepala desa Bandar Kedung Mulyo Jaenal Arifin, dan beberapa undangan lain nya yang terdiri dari para mantan aktifis dan pemuda- pemuda yang ada dari Jombang dan sekitarnya.
Adapun pelaksanaan acara diawali dengan pembukaan yang dibawakan oleh Imam sebagai moderator, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mengheningkan cipta yang dipimpin oleh Ketua DPD Jawa timur Pujo Setiyadi.
Setelah itu pada acara selanjutnya disampaikan oleh Kepala desa Bandar Kedung Mulyo Jaenal Arifin yang juga mantan aktifis.
Jaenal Arifin menyampaikan ucapan terimakasihnya atas undangan yg diberikan. Dirinya mendukung organisasi ini dengan perjuangan yang positif. Apabila nanti membantu masyarakat kecil, terus terang saya dulu ikut partai merah, maka dari itu saya tidak pernah dapat bantuan untuk desa kami. Apalagi partai merah itu gak tahu blas membantu desa kami, biar mendengar yang di dewan itu.
Terus terang saya di desa banyak mengeluarkan dana sendiri, terutama pak Sujatmiko ini yang selalu membantu saya,” ujar Kapala Desa Bandar Kedung Mulyo tersebut.
” Saya minta nanti Gerakan Pemuda Marhaen ini besar supaya benar- benar membantu rakyat yang kesulitan, terutama rakyat kecil,” tambahnya

Sujatmiko Ketua DPC Gerakan Pemuda Marhaenis Jombang
Selanjutnya acara disambung oleh Ketua DPD Gerakan Pemuda Marhaen Pujo Setiyadi.” Mudah- mudahan dalam pembentukan Gerakan Pemuda Marhaen di Jombang ini berjalan lancar. Perlu diketahui bahwa Marhaen ini lahir tahun 1947, terjadi beberapa perubahan nama, setelah itu kembali dengan nama Gerakan Pemuda Marhaenis yang digagas oleh Putri Bung Karno yaitu mbak Rahma.
Saat ini kurang lebih sudah membentuk dari 28 provinsi di Indonesia. perlu diketahui bahwa Gerakan Pemuda Marhaen ini untuk kepentingan bangsa dan negara. Kalau Bani Soekarno dan Bani Hasyim Asyhari itu bersatu, Insya Allah vertikal Indonesia tidak akan hilang ,dan Indonesia akan lebih bersatu, jaya untuk selamanya sampai
seterusnya.
Mengapa, karena Kyai Hasyim Asyhari berbangsa dan bernegara bagian dari iman. Sedangkan Marhaenis, sudah tentu cinta negara bagian dari iman. Sebab, keinginan dari jiwa yang tidak pernah lepas, baik dai yang muslim maupun non muslim” ujar Ketua DPD Gerakan Pemuda Marhaenis Jawa timur. Setelah itu, acara ditutup dengan doa.
Disela- sela kegiatan, tersebut Wartawan Bidik Nasional (BN) , sempat berbincang- bincang dengan Sujatmiko yang ditunjuk sebagai Ketua DPC Gerakan Pemuda Marhaenis Jombang (GPM).
Sujatmiko mengatakan, saya berharap agar GPM ini betul- betul selalu mengingat kaum kecil atau kaum Marhaen untuk terus diperjuangkan. Begitu juga organisasi ini di bentuk dalam rangka memperjuangkan dan mengakomodir, mencukupi kebutuhan memperjuangkan kepentingan anggotanya ” ujar Sujatmiko
Ketua DPC GPM Jombang menambahkan, Dengan adanya GPM di Jombang, kami mengapresiasi dengan komitmen yang kuat dan keberadaan Ormas GPM keberadaannya dapat diakui publik. Selain itu banyak sekali masukan yang diberikan agar nantinya dapat ditindaklanjuti persoalan – persoalan yang ada di kabupaten Jombang.
Sebagai informasi bahwa marhaenis adalah setiap orang yang berjuang bersama dan membela nasib kaum marhaen.” Semoga nantinya GPM bisa membantu untuk mengangkat derajat dan martabatnya dari kondisi miskin , melarat menjadi makmur dan sejahtera lahir dan batin yaitu bebas merdeka,dan berdaulat menjadi tuan di negri sendiri,” ujar Sujatmiko.
Sementara itu Ketua MIO ( Media Indenpenden Online) Totok Agus Hariyanto ikut hadir dalam acara Rapat Kerja dalam pembentukan Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Marhaenis Jombang sempat mengatakan,” Saya berharap dengan hadirnya ormas GPM, bisa menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan serta dapat mengurangi paham intolerensi, sehingga dapat lebih baik.
Saya berharap kaum Marhaenis (GPM) bisa mengangkat harkat hidup massa marhaen (terminologi lain dari rakyat Indonesia) yang memiliki alat produksi namun masih tertindas.
Meski demikian, pengertian Marhaen juga di tujukan kepada golongan kecil yang dimaksud golongan rakyat kecil, yaitu buruh (proletar), petani yang hidupnya dalam cengkraman orang- orang kaya dan penguasa, Borjuis atau kapitalis,” ujar nya.
Laporan: Tok
Editor: Budi Santoso



