Pelayanan Medis PONEK RSUD dr. Iskak Tulungagung Miliki Keunggulan Emergency Komperhensif

Petugas medis tindakan SPOG (Foto.dok: Ist)
TULUNGAGUNG, BIDIKNASIONAL.com – RSUD dr. Iskak Tulungagung memiliki pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif (PONEK) yang komplit. Layanan ini bertujuan menyelamatkan ibu dan anak baru lahir yang tidak dapat ditangani faskes primer.
Pelayanan PONEK di rumah sakit ini dilakukan secara komprehensif dan terintegrasi 24 jam dalam sehari. Dilengkapi berbagai fasilitas penunjang dan tenaga kesehatan yang telah terlatih, PONEK RSUD dr. Iskak memiliki keunggulan yang belum tentu didapatkan di rumah sakit lain.
Layanan PONEK merupakan pelayanan obstetri neonatal esensial/emergency komperhensif. Tujuan utama layanan ini adalah mampu menyelamatkan ibu dan anak baru lahir melalui program rujukan berencana dalam satu wilayah kabupaten.
Ketua PONEK RSUD dr. Iskak Tulungagung, dr. Irfani Baihaqi, Sp. OG mengatakan, pasien PONEK RSUD dr Iskak merupakan pasien rujukan dari fasilitas kesehatan atau faskes primer atau rumah sakit swasta yang memiliki komplikasi ibu dan janin. Kegiatan rujuk dilakukan karena faskes primer atau rumah sakit swasta tidak dapat menangani persalinan tersebut.
Layanan PONEK di RSUD dr. Iskak didukung sarana prasarana yang modern dan lengkap. Berikut keunggulan layanan PONEK RSUD dr. Iskak:
PONEK RSUD dr. Iskak telah terintegrasi dengan Public Safety Centre (PSC 119). Artinya apabila ada kasus kegawatdaruratan ibu hamil(bumil) di rumah tidak perlu datang ke puskesmas. Bumil dapat memanfaatkan layanan emergency button dengan melalui aplikasi atau menghubungi PSC 320-119
Untuk kondisi emergency sampai tindakan operasi kurang dari 30 menit sudah dapat dimulai.
Telah terintegerasi dengan Dinas Kesehatan Tulungagung dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi di Tulungagung.
Berdasarkan data, bayi yang dilahirkan di RSUD dr. Iskak pada usia kehamilan prematur yaitu 31 minggu dengan berat badan 1,5 kg memiliki keberhasilan angka hidup besar.
Tiap ada data morbiditas atau mortalitas langsung dilakukan diskusi bersama tim keselamatan pasien. Dari kegiatan diskusi akan dilakukan analisa serta mengambil kesimpulan. Hasilnya disampaikan langsung ke Dinas Kesehatan Tulungagung untuk dilakukan diskusi dan evaluasi serta tindak lanjut, agar kejadian tidak terulang kembali.
Hal ini sebagai upaya menurunkan angka morbiditas dan mortalitas Setiap 4-6 bulan sekali, Dinas Kesehatan Tulungagung bekerja sama dengan Tim PONEK RSUD dr. Iskak melakukan evaluasi serta monitoring dan terhubung dengan semua rumah sakit swasta di Tulungagung.
Harapannya, apabila terdapat kasus morbiditas dan mortalitas pada bumil atau bayi yang dirujuk agar dapat diperbaiki dari segi penanganan dini, rujukan, keterlambatan rujukan sehingga angka kematian ibu dan bayi dapat diturunkan.
Terintegrasi dengan Dinas Kesehatan Tulungagung melakukan keliling pelayanan setiap 3-4 bulan sekali. Kegiatan keliling pelayanan meliputi diskusi, konsultasi, pemeriksaan pada ibu hamil dengan kasus khusus.
Dari kegiatan tersebut akan dilakukan bimbingan serta evaluasi apakah bumil memerlukan rujukan ke RSUD dr. Iskak atau tidak. Harapannya, agar tidak terjadi keterlambatan dalam merujuk pasien dengan kasus tertentu.
Laporan: bud/hm iskak
Editor: Budi Santoso



