
Kantor Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Pemukiman Perhubungan Dan Lingkungan Hidup Kabupaten Pasaman (dok.foto: Rf)
PASAMAN, BIDIKNASIONAL.com – Menanggapi alasan Rahadian Suryanta, Sekretaris DPRKPPLH Pasaman, Perihal tidak dibayar nya gaji sejumlah pegawai kontrak dilingkungan Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Pemukiman Perhubungan Dan Lingkungan Hidup Kabupaten Pasaman, Reza angkat bicara, (17/06/2023).
Reza pegawai kontrak yang telah mengabdi lebih 6 tahun di Dinas DPRKPPLH tersebut mengatakan, hal yang saya alami ini merupakan hal baru didinas DPRKPPLH.
”Baru semenjak Kadis nya Silvia Evayanti, dan Sekretaris nya dr. Rahadian Suryanta gaji kami tidak dibayar, hanya karena saya, di anggap tidak disiplin, dan tidak menyapa Pak Sekretaris dikantor, ” Ungkap Reza.
“Saya waktu menjelang lebaran, sempat menemui dr. Rahadian Suryanta di kediaman nya, untuk menanyakan gaji saya yang belum dibayar, Rahadian Suryanta, saat itu mengatakan gaji saya tidak dibayar karena tidak masuk kerja, ujar Sekretaris DPRKPPLH, pada saya.”
Lebih lanjut, Reza mengatakan, “padahal saya masuk kerja, bisa saya buktikan dan boleh ditanyakan pada teman teman yang lain, bahwa saya benar benar masuk kerja.”
Selanjutnya dr. Rahadian berdalih, “tidak membayar gaji saya adalah karena saya tidak mau menegur dr. Rahadian saat di kantor, kemudian dia meralat perkataan nya kembali dengan menyuruh saya meminta gaji saya tersebut kepada Silvia Evayanti, dengan ungkapan, Kadis lah yang punya uang, silakan minta pada dia,” lanjut Reza.
Seterus nya Reza juga sempat mengatakan mungkin ada 5 sampai 6 orang pegawai kontrak yang mengalami nasib serupa dengan dirinya, “saya benar sudah mendapatkan SP3, dulu juga kami pernah ada yang di SP1 sampai di SP3, tapi gaji kami tetap dibayar, tidak seperti saat ini, ” tutup Reza.
Tidak hanya sampai disitu, Reza yang telah mengabdi lebih dari 6 tahun didinas tersebut juga menceritakan parah nya keadaan yang dialami nya semenjak pimpinan berganti, yang lain mungkin enggan bicara, imbuh nya.
“Dulu saya ditugaskan sebagai penjaga keamanan malam di dinas DPRKPPLH, sekitar setahun lama nya saya menjalankan tugas untuk menjaga aset yang bernilai ratusan juta di dinas ini, saya dijanjikan oleh sekretaris akan diberi uang kopi, namun itu semua omong kosong, tidak ada gula maupun kopi yang saya dapat kan selama bertugas menjaga keamanan,” tutur Reza.
“Karena janji yang tidak ditepati oleh pimpinan tersebut, saya melawan dan menagih, akhir nya saya dipindahkan masuk siang, namun hak saya juga tetap saja tidak dipenuhi, gaji saya sudah 3 bulan tidak dibayar, ” tutup nya.
Sekretaris DPP LSM KPAN Sumatera Barat, Zulfahri, menanggapi serius perihal dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan sejumlah pimpinan di Dinas DPRKPPLH kabupaten Pasaman, terkait tidak membayar gaji para pegawai nya tersebut.
Patut diduga, uang gaji yang tidak dibayarkan tersebut disalah gunakan, ya kita boleh menduga, apa lagi kejadian seperti ini tidak pernah terjadi sebelum pimpipinan yang sekarang, sebagai mana yang di tuturkan oleh saudara Reza.
Dinas DPRKPPLH ini kalau tidak salah adalah gabungan dari 3 buah dinas. yaitu Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemukiman Dan Perumahan Rakyat, Dan Dinas Perhubungan,” kalau saya tidak salah.”
Dinas sebesar itu diharapkan dipimpin oleh orang yang patut dan berpengalaman dilapangan, yang bisa bergaul dan mahami pisikologi bawahan, bukan yang ahli memberi Resep Obat.
“Nanti saya akan coba hubungi pihak Inspektorat, dan Bupati Pasaman, H. Benny Utama. SH.MM dan tidak menutup kemunginan, kita akan konsultasikan ini dengan pihak kejaksaan,” ujarnya.
Laporan: Rf
Editor: Budi Santoso



