BOJONEGOROJATIM

Temu Kangen Kang Yoto Bupati Dua Periode Bersama Warga Desa Jono Kecamatan Temayang

Kang Yoto saat di kandang tani ternak kedung gondang, disambut Maryanto selaku pembina ternak (Foto: pri BN.com)

BOJONEGORO, BIDIKNASIONAL.com – Temu kangen warga Desa Pinggiran Hutan Desa Jono Kecamatan Temayang Bojonegoro dengan mantan Bupati Suyoto atau Kang Yoto sapaan akrabnya mengharukan. Mantan Bupati dua periode tersebut, dulu memang sangat dekat wong cilik baik petani dan petani hutan. Temu kangen ini digelar di Sanggar Seni Budaya (29-9-2023).

Acara silahturahmi warga pinggiran hutan dan mantan Bupati Kang Yoto tersebut penuh keakraban dan sendau gurau. Diantara warga dan mantan pejabat nomor 1 di Bojonegoro dan rakyat, semua bersama sama untuk melepas kerinduan berpuluh puluh tahun tidak bertemu.

Kang Yoto sosok pemimpim yang rendah hati, tidak pernah marah walaupun di hujat, di caci maki selalu tersenyum dikala menjabat dulu sampai sekarangpun tidak berubah. Dirinya tidak menjaga jarak dengan siapa pun mesti itu orang biasa.

Temu kangen Kang Yoto mantan Bupati Bojonegoro dua periode di Sanggar Seni Budaya Desa Jono membaur menari tayub bersama warga pinggiran hutan

Acara ini disambut dengan beksan Tayub. Kang Yoto juga mengajak ‘Nayub’ warga bersamanya untuk melepas kerinduan. Kenangannya dengan warga Jono khususnya. Dengan diiringi seni Karawitan Wahyu Taruno Budaya dengan Waranggono Nyi Yasmi asli Desa Jono Kecamatan Temayang.

Mendengar gending gending tayub, Kang Yoto yang meniti karir sebagai Politisi Partai Nasdem besutan Surya Paloh ini, hampir meneteskan air mata. Semua kenangan masa lalu terkenang kembali akan keakrabanya dengan semua masyarakat Bojonegoro.

Sesi selanjutnya warga diajak foto bersama untuk melepas kangen kangenan. Itulah kang Yoto sangat dekat dengan warga walaupun tidak menjabat lagi.

Setelah Acara temu kangen di sanggar seni budaya, Kang Yoto sempat singgah di kelompok tani ternak kedung gondang untuk melihat kemajuan kelompok tani ternak yang ada di Desa Jono.

Kedatangannya disambut oleh para peternak sapi dan ketua pembina tani ternak kedung gondang, Maryanto. sesaat berbincang bincang masalah ternak dengan pengurus ternak, Kang Yoto melanjutkan berziarah ke Punden Jono Puro. Tak berselang lama, kemudian Kang Yoto mampir di warung Mbah Min karena kangen tempe gorenganya yang enak.

” Dulu waktu saya masih menjabat Bupati pasti saya sempatkan ke warung Mbah min,” katanya.

Saat di warung kopi Mbah Min inilah, Kang Yoto ngobrol dengan warga sambil menyantap tempe goreng khas Desa Jono Kecamatan Temayang yang katanya tidak pernah di jumpai di ibu kota Jakarta.

Cukup lama mengobrol, akhirnya Kang Yoto undur diri. Dia berpesan, orang hebat adalah orang yang tidak pernah mengeluh, mengerti keadaan dan selalu berfikir positif terhadap sesama serta bermanfaat bagi orang lain.

Laporan: pri

Editor: Budi Santoso

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button