BANYUWANGIJATIM

Program JKN Berikan Jaminan Kesehatan Keluarga Muhammad Edy Susanto

BANYUWANGI, BIDIKNASIONAL.com – Muhammad Edy Susanto (40) adalah peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) Swasta. Ia sudah terdaftar sejak 2014 dan pernah merasakan manfaat dari program tersebut.

Kala itu, ayahnya harus dioperasi disalah satu rumah sakit yang berada di wilayah Banyuwangi selama lima hari.” Ayah saya pernah masuk rumah sakit untuk operasi karena ada gangguan di organ tubuhnya dan dirawat selama lima hari di rumah sakit tersebut. Selama pengobatan, alhamdulillah ayah saya tidak ada kendala apapun baik dari adminstrasi maupun pelayanannya,” ujar Edy.

Edy menjelaskan bahwa pelayanan selama dirumah sakit sangat baik dan tidak ada yang dibeda-bedakan. Semuanya dilayani sesuai dengan hak kelas rawatnya dan fasilitasnnya pun sama, baik makanan maupun obatnya.

“Obat yang diberikan pun sesuai dengan resep dokter dan pastinya sudah standar ya, saya tidak disuruh untuk membeli obat dan saat pengambilan pun tidak ada biaya apapun lagi,” jelas Edy.

Ia juga menambahkan bahwa proses dari awal hingga pulang dari rumah sakit semuanya berjalan dengan baik dan tidak ada biaya apapun lagi yang harus ia keluarkan, sehingga ia percaya bahwa BPJS Kesehatan hadir untuk semua masyarakat dan pastinya untuk meringankan beban masyarakat.

“Tidak ada biaya apapun lagi, baik itu obat, kamar maupun yang lainnya, semuanya benar-benar sudah ditanggung oleh JKN dan saya sangat bersyukur sekali,” tambahnya.

Selain itu, Edy mengucapkan terima kasih kepada rumah sakit yang sudah memberikan pelayanan terbaiknya kepada ayahnya sehingga ayahnya bisa kembali pulih dan beraktivitas seperti sediakala.

“Apa yang sudah dilakukan oleh rumah sakit kepada ayah saya adalah sesuatu yang profesional dan tentunya saya puas dengan pelayanan yang diberikan. Saya banyak mendengar informasi negatif terkait pelayanan menggunakan JKN sebelum ayah saya masuk rumah sakit, ternyata semua itu salah dan apa yang sudah mereka katakan itu tidak sesuai dengan kondisi dilapangan. Disini semuanya baik dan pelayannya juga sangat baik sekali,”ujarnya.

Selain ayahnya, istrinya juga pernah merasakan manfaat dari Program JKN, yaitu ketika melahirkan anak kedua dan semuanya sudah ditanggung oleh JKN.

“Istri saya juga pernah menggunakan JKN dan alhamdulillah dilayani dengan baik juga. Yang terpenting itu adalah kita harus bisa mengikuti alur yang sudah ditentukan,” Ucapnya.

Ia mendapatkan kemudahan lain saat pelayanan yaitu ketika ayahnya harus kontrol, pengambilan antreannya cukup diambil melalui aplikasi Mobile JKN. Dirinya merasa sangat dimudahkan sekali dengan adanya aplikasi tersebut.

“Sekarang ini udah ada aplikasi Mobile JKN yang sangat memudahkan kita sebagai peserta, salah satunya pengambilan antrean bisa dilukan secara online dan bisa dilakukan dirumah. Pokoknya saya merasa sangat terbantu sekali dengan adanya aplikasi ini,” kata Edy.

Diakhir, Edy berharap bahwa pelayanan yang sudah baik ini bisa terus dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi agar masyarakat bisa semakin puas dengan pelayanan yang mereka terima. Pelayanan itu baik di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Fasiltias Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).

“Sekarang ini kita serba dimudahkan dan pastinya masyarakat bisa semakin puas ya, tapi saya harap ini bisa terus dipertahankan agar peserta JKN lainnya bisa merasakan hal yang sama yaitu pelayanan terbaik. Salah satunya yaitu tidak ada yang dibeda-bedakan ya, karena kalau ada yang dibeda-bedakan, kepercayaan masyarakat terhadap pelayannya pasti berkurang dan mereka pasti tidak puas dengan pelayanan yang diberikan,” tutupnya.

Laporan: red

Editor: Budi Santoso

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button