JATIMSIDOARJO

Belum Setahun, BMTNU Wonoayu Kelola Dana Rp1,2 Miliar

Ketua MWCNU Wonoayu, H. Anas Dimyati, saat sambutan diacara halal bihalal. (Foto: Teddy Syah/Bidiknasional.com)

SIDOARJO, BIDIKNASIONAL.com – Baitul Mal wat Tamwil Nahdlatul Ulama (BMTNU) Sidoarjo Kantor Layanan Wonoayu mencatat prestasi gemilang meski baru beroperasi selama lima bulan. Hingga pertengahan April 2025, lembaga keuangan syariah ini berhasil menghimpun dan mengelola dana anggota sebesar Rp1,2 miliar.

Pencapaian luar biasa ini diungkapkan langsung oleh Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Wonoayu, H. Anas Dimyati, saat sambutan dalam acara halal bihalal bersama lembaga dan badan otonom NU yang digelar di Aula Kantor Desa Mojorangagung, Jumat malam (18/4/2025).

Ia menilai hal ini sebagai bukti nyata bahwa kepercayaan masyarakat terhadap BMTNU semakin menguat.

“Awalnya kami menargetkan dana kelolaan sebesar Rp1 miliar dalam setahun. Namun baru lima bulan berjalan, dana yang berhasil dihimpun justru melebihi target, yaitu mencapai Rp1,2 miliar. Ini progres yang luar biasa dan menunjukkan kepercayaan masyarakat terus meningkat,” ujar H. Anas.

Keberhasilan tersebut, lanjutnya, tak lepas dari kerja keras seluruh pengurus MWCNU Wonoayu dalam melakukan sosialisasi dan promosi BMTNU. Mereka aktif memperkenalkan lembaga ini melalui berbagai kegiatan yang digelar di tingkat ranting dan kecamatan.

Meski mencatat capaian tinggi dalam waktu singkat, MWCNU Wonoayu tetap berkomitmen menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan dana. Mereka rutin melakukan evaluasi dan pengawasan agar dana yang berasal dari masyarakat ini dapat dikelola secara amanah dan transparan.

“Dana yang kami kelola ini adalah milik umat, jadi kami harus sangat berhati-hati. Pengawasan terus kami tingkatkan, dan evaluasi rutin juga dilakukan agar tidak terjadi penyimpangan,” tegasnya.

Menghadapi tahun 2026, MWCNU Wonoayu menargetkan pengelolaan dana dapat meningkat hingga Rp3 miliar. Target tersebut akan diwujudkan dengan memperluas jangkauan layanan ke desa-desa dan memperkuat sinergi dengan masyarakat serta pemangku kebijakan lokal.

Dalam rangka memperkuat dukungan, MWCNU Wonoayu juga mengundang seluruh kepala desa se-Kecamatan Wonoayu untuk hadir dalam acara halal bihalal. “Peran kepala desa sangat strategis karena masyarakat umumnya mengikuti arahan mereka. Jika para kades mendukung BMTNU, kepercayaan masyarakat pun akan meningkat,” pungkas H. Anas Dimyati.

Laporan : Teddy Syah Roni

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button