
SURABAYA, BIDIKNASIONAL.com – Tim Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, kembali menyeret spesialis pembobol beberapa Minimarket di Surabaya. Pelaku adalah HS asal Dampit, Kabupaten Malang Jawa Timur.
Pria berinisial HS, disebut-sebut Polisi sebagai residivis terkait kasus yang sama. Resmi dijebloskan ke tahanan, pada hari Selasa tanggal 5 Agustus 2025.
Berdasar dari penyampaiannya Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Rina Shanty, bahwa penangkapan HS merupakan hasil penyelidikan intensif Tim Resmob dinahkodai Kanit Resmob, Iptu Raditya Herlambang.
“Kejahatan terduga HS terungkap setelah kembali berulah dibeberapa tempat Minimarket yang ada di Kota Surabaya,” ungkap AKP Rina Shanty, kepada wartawan koran ini, Rabu (06/08/2025).
Merinci pada beberapa Minimarket di Surabaya, Lanjut AKP Rina Shanty, terduga HS sudah melancarkan aksinya sebanyak tiga kali dilokasi berbeda diantaranya Indomaret di Pertokoan kawasan Tegalsari, dan Alfamart diarea Jalan Ciliwung.
“Barang-barang yang berhasil dicuri oleh terduga HS bernilai ekonomis tinggi seperti rokok, uang tunai, serta beberapa unit Handphone,” ucap AKP Rina Shanty.
Cara terduga HS, tergolong nekat dan membahayakan. Ia menggunakan celah di atap bangunan dan membobol bagian dalam secara paksa demi bisa mencapai area penyimpanan barang-barang berharga.
“Setelah berhasil masuk, terduga HS tidak menyia-nyiakan kesempatan. Dengan cepat dan sistematis, menunjukkan bahwa aksi kejahatannya sudah cukup berpengalaman dalam melancarkan,” kata AKP Rina Shanty.
“Aksi kejahatannya, hanya dilakukan seorang diri dengan berjalan kaki untuk mencari sasaran secara acak. Setelah menemukan target, terduga HS memanjat atap toko, kemudian masuk melalui void dan merusak dinding triplek,” sambungnya.
Menurut AKP Rina Shanty, kembali tertangkapnya terduga HS, merupakan bukti konkret Polrestabes Surabaya, bahwa aparat terus siaga demi menjaga keamanan Kota Surabaya, dari segala bentuk aksi kriminalitas lainnya.
“Kami himbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor jika menemukan adanya aktifitas mencurigakan di lingkungan sekitar,” tutupnya.
Pewarta: Abd. Rosi
Editor: Budi Santoso



