JATIMSIDOARJO

Dokter di Sidoarjo Ajak Masyarakat Terapkan Pola Hidup Sehat Sejak Dini Dukung Program JKN

SIDOARJO, BIDIKNASIONAL.com –  Menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari tentunya akan berdampak positif bagi tumbuh baik untuk jangka panjang maupun jangka pendek. Adapun dalam penerapan pola hidup sehat ini tentunya sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Menurut dr. Ayung Wandira Machsa, salah satu dokter yang sudah bermitra dengan BPJS Kesehatan mengatakan bahwa dalam menerapkan pola hidup sehat harus selaras dengan kebutuhan serta harus teratur dalam menjalankannya.

“Promotif dan preventif harus kita lakukan agar dalam pelaksanaan Program JKN ini bisa terus berkesinambungan. Menerapkan pola hidup sehat itu sebetulnya tidak sulit, yang sulit itu adalah konsistensinya. Gaya hidup semasa muda juga dapat mempengaruhi kesehatan di masa muda,” ujarnya pada kamis (11/09) di Sidoarjo.

Ia menambahkan bahwa dengan istirahat yang cukup dan olahraga teratur dapat membuat tubuh semakin sehat. Tidak lupa juga ia berpesan untuk rutin minum air putih karena banyak sekali manfaat dari meminum air putih.

“Olahragalah yang cukup dan jangan berlebihan juga. Istirahat juga harus yang cukup agar tubuh kita semakin sehat,” tambahnya.

Ia juga mengajak kepada seluruh peserta JKN agar dapat memanfaatkan fitur Bugar yang ada di aplikasi Mobile JKN. Fitur tersebut dapat membantu dalam menghitung massa tubuh, durasi tidur serta aktivitas yang dilakukang seperti lari maupun berjalan kaki.

“Di Aplikasi Mobile JKN ada fitur yang namanya Bugar, peserta JKN dapat memanfaatkan itu dan tentunya sangat banyak sekali manfaatnya ya. Pokoknya, kita harus terus dalam keadaan sehat agar aktivitas kita bisa terus kita jalankan,” kata Ayung.

Di waktu terpisah, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo, Munaqib mengatakan bahwa BPJS Kesehatan saat ini sedang mendorong peserta JKN agar dapat menjalakan pola hidup sehat. Salah satu cara agar promotif dan preventifnya berjalan yaitu dengan melakukan skrining riwayat kesehatan. Peserta dapat mengkasesnya melalui aplikasi Mobile JKN, website maupun bisa langsung datang ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

“Semua orang pastinya menginginkan terus dalam keadaan sehat. Maka dari itu, kita harus bisa menjaga pola hidup kita dengan kegiatan yang positif dan yang paling penting itu adalah asupan makanan kita harus betul-betul dijaga. Kita juga bisa mencegah sejak dini dengan cara melakukan skirining riwayat kesehatan yang bisa diakses kapan pun dan dimana pun melalui aplikasi Mobile JKN, ke FKTP atau melalui website. Untuk skiriningnya sendiri cukup dilakukan sekali dalam setahun dan nantinya akan ada hasil yang keluar yang dapat kita lihat. Rekomendasinya seperti apa serta apa saja yang harus kita hindari dan yang harus kita lakukan, pokoknya lengkap,” jelasnya.

Munaqib juga menjelaskan bahwa dengan hadirnya Program JKN ini, masyarakat tidak perlu khawatir lagi dengan biaya ketika ingin mendapatkan pelayanan kesehatan. Sehingga ia menghimbau kepada masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN agar segara mendaftarkan diri dan keluarganya.

“Selama masuk dalam indikasi medis, semuanya akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Maka dari itu, untuk yang belum terdaftar sebagai peserta JKN, ayo segara mendaftarkan sesuai dengan segmennya. Semoga kita selalu dalam keadaan sehat dan yang sakit segera disembuhkan tanpa harus terbebani oleh biaya,” jelasnya.

Diakhir, Munaqib mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta JKN yang sudah membayar iuran tepat waktu setiap bulannya sebelum tanggal 10. Adapun iuran yang dibayarkan adalah untuk membantu peserta lain yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

“Jangan lupa bayar iuran setiap bulannya sebelum tanggal 10 ya. Iuran yang dibayarkan akan menjadi penolong peserat lainnya yang sedang sakit,” tutupnya.

Laporan: red

Editor: Budi Santoso

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button