JATIMMADIUN

Pelatihan Produktif, Kesehatan Terlindungi: Komunitas HIPMI Kota Madiun Gaungkan Pentingnya Jadi Peserta Aktif JKN

Lia Betaria (ist/BN)

MADIUN, BIDIKNASIONAL.com – Komunitas pelatihan usaha yang berada di bawah naungan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Madiun terus menunjukkan perkembangan positif. Tak hanya menjadi ruang belajar keterampilan, komunitas ini juga menjadi wadah dalam hal pengembangan diri maupun kesadaran tentang pentingnya perlindungan kesehatan melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Lia Betaria, sebagai pemilik sekaligus pengajar dalam komunitas pelatihan tersebut menceritakan bahwa atmosfir belajar di komunitas tersebut selalu terasa hidup dan penuh motivasi. Menurutnya, pelatihan bukan sekedar memperdalam keterampilan, akan tetapi juga membangun kebiasaan untuk hidup lebih sehat dan produktif.

“Di komunitas ini, belajar keterampilan berjalan bersama dengan menjaga kesehatan. setiap pertemuan kami selalu penuh semangat untuk terus berkembang dan produktif, salah satu caranya adalah dengan cara menerapkan pola hidup sehat,” ujar Lia, Kamis (11/12), saat ditemui di tempat pelatihan.

Lia menambahkan bahwa kekuatan komunitas juga terletak pada rasa kebersamaan antar anggota komunitas. Para anggota saling mendorong agar tetap aktif dan berani melangkah maju dalam membangun usaha. Sebagai peserta JKN, Lia mengaku lebih percaya diri dalam mengikuti kegiatan pelatihan dan berwirausaha. Ia dan anggota komunitas yang lain merasakan ketenangan karena telah memiliki program jaminan kesehatan yang memberikan perlindungan untuk kebutuhan kesehatannya.

“Rasa kebersamaan membuat pelatihan terasa hidup. Kami merasa lebih percaya diri dan tenang karena dalam hal kesehatan sudah terlindungi oleh Program JKN, dengan perlindungan ini, kami bisa lebih fokus belajar tanpa ada rasa khawatir ketika sakit. Dengan JKN, setiap langkah menjadi lebih tenang, sehingga kami tetap aktif dan tetap terlindungi,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Madiun, Wahyu Dyah Puspitasari, mengapresiasi semangat komunitas pelatihan tersebut dalam membangun iklim belajar yang sehat, produktif, dan inklusif. Menurutnya, komunitas-komunitas seperti ini memiliki peran penting dalam mendorong kesadaran masyarakat untuk menjaga keaktifan kepesertaan Program JKN.

“Kami sangat mengapresiasi komunitas yang tidak hanya fokus pada peningkatan keterampilan, akan tetapi juga mendorong anggotanya untuk memastikan status kepesertaan JKN selalu aktif. Dengan dukungan tersebut, kami percaya manfaat Program JKN akan semakin dirasakan oleh masyarakat luas. Semakin banyak masyarakat yang sadar pentingnya menjadi peserta aktif Program JKN, semakin kuat pula gotong royong dalam sistem jaminan kesehatan di Indonesia,” tutur Ita.

Ita berharap akan semakin banyak komunitas yang menjadi agen edukasi dalam memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya jaminan kesehatan. Dengan semangat kolaboratif antara BPJS Kesehatan dan berbagai komunitas, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terlindungi, aktif, dan terus berkarya tanpa rasa khawatir terhahap perlindungan kesehatan. (rn/tk/red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button