Jamin Kesehatan Masyarakat, Pemkab Bojonegoro Pererat Kerjasama dengan BPJS Kesehatan

BOJONEGORO, BIDIKNASIONAL.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menegaskan komitmennya untuk menjamin layanan kesehatan bagi seluruh warganya. Langkah ini diwujudkan melalui kerja sama strategis dengan BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro, yang dituangkan dalam Rencana Kerja (RK) Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Sinergi ini menjadi upaya nyata menjaga keberlanjutan program JKN. Sehingga seluruh masyarakatnya mendapatkan perlindungan kesehatan yang layak.
Bupati Pemerintah Daerah Kabupaten Bojonegoro, Setyo Wahono, menyampaikan dukungan penuh terhadap inisiatif tersebut. Ia menekankan bahwa JKN merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah.
“Saya sangat mengapresiasi kolaborasi yang terjalin selama ini. Alhamdulillah, saat ini sudah tercapai 100 persen penduduk Kabupaten Bojonegoro telah terdaftar sebagai peserta JKN. Ini adalah wujud nyata pencapaian Universal Health Coverage (UHC) di daerah kami. Kolaborasi dan sinergi yang sudah berjalan baik agar selalu dipertahankan dan ditingkatkan” ujarnya, Selasa (16/12).
Wahono juga menyoroti tantangan dalam menjamin kepesertaan bagi segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) yang mayoritas berasal dari sektor informal. Menurutnya, kelompok ini memerlukan perencanaan matang agar tetap mendapatkan akses layanan kesehatan yang adil dan berkesinambungan.
“Kami berharap masyarakat memanfaatkan layanan ini dengan baik. Dengan adanya layanan JKN, warga tidak perlu khawatir soal biaya pengobatan. Semuanya telah dijamin penuh oleh BPJS Kesehatan,” tambahnya.
Senada dengan itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro, Wahyu Giyanto, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa Rencana Kerja yang disusun akan menjadi pedoman pelaksanaan program JKN agar berjalan optimal.
“Terima kasih kepada Pemkab Bojonegoro atas kerja sama yang solid. Kami berkomitmen menjaga akuntabilitas layanan JKN melalui pendataan, monitoring, dan evaluasi berkala,” jelas Wahyu.
Lebih lanjut, Wahyu berharap keberlanjutan program JKN di Bojonegoro dapat terjaga. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan kepesertaan, pengelolaan iuran yang tepat, serta mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat.
“Semua diawali dari niat untuk mewujudkan sehat dan bahagia. Tidak ada yang sulit jika kita mau berusaha. Saya yakin, warga Kabupaten Bojonegoro telah mengupayakan hidup sehat dan bahagia. Selanjutnya kami berharap jika penyelenggaraan Program JKN bagi peserta PBPU dan BP berjalan efektif dan berkelanjutan. Kami ingin memastikan seluruh warga Bojonegoro dapat mengakses layanan kesehatan yang layak, bahagia, makmur dan membanggakan. Layanan faskes pun akan kami pastikan berjalan dengan optimal,” pungkasnya. (ru/red)



