BANYUWANGIJATIM

Komisi II DPRD Banyuwangi Evaluasi Ketahanan Pangan, Emy Wahyuni: Hentikan Pungli Air Irigasi!

Ketua Komisi II DPRD Banyuwangi, Emy Wahyuni Dwi Lestari (Foto: Dj/BN)

BANYUWANGI, BIDIKNASIONAL.com – Ketua Komisi II DPRD Banyuwangi, Emy Wahyuni Dwi Lestari, memimpin rapat kerja (raker) bersama sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait di ruang Komisi II DPRD Banyuwangi pada Kamis (12/02/2026).

Rapat tersebut menghadirkan jajaran Dinas Pertanian dan Pangan serta Dinas PU Pengairan Kabupaten Banyuwangi. Fokus utama pembahasan adalah penguatan program Ketahanan Pangan guna mendongkrak produktivitas sektor pertanian daerah.

“Hari ini kami melaksanakan rapat kerja untuk memastikan produksi pangan di Banyuwangi meningkat. Kita tahu bahwa PDRB tahun 2024 dari sektor pertanian mengalami penurunan. Harapannya, pada periode 2025-2026 ini ada tren peningkatan yang signifikan,” ujar Emy Wahyuni kepada awak media usai pertemuan digelar.

Selain menyoroti produktivitas, Emy memberikan peringatan keras terkait laporan adanya praktik pungutan liar (pungli) dalam distribusi air irigasi kepada petani. Ia mensinyalir adanya oknum yang menarik iuran “buka-tutup pintu air” melalui Himpunan Petani Pemakai Air (Hippa) tanpa dasar hukum yang jelas.

“Kami sedang mendalami apakah ada regulasinya atau tidak. Jika tidak ada, maka itu adalah pungli. Kita tidak ingin program Ketahanan Pangan terhambat karena masalah distribusi air yang dikomersialisasi secara ilegal,” tegasnya.

Emy menambahkan bahwa praktik ini sangat rawan terjadi saat musim kemarau, di mana distribusi air sering kali didasarkan pada siapa yang mampu membayar lebih.

“Mata rantai ini harus kita putus. Jangan sampai petani yang tidak memberi uang tidak mendapatkan air. Kedepannya, tidak boleh ada lagi pungutan ilegal di wilayah Kabupaten Banyuwangi agar keadilan bagi petani tetap terjaga,” pungkasnya. (Dj)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button