BANYUWANGIJATIM

Satpolairud Polresta Banyuwangi, KSOP Tanjungwangi dan Basarnas Giat Ramchek KMP Sabuk Nusantara 91

BANYUWANGI, BIDIKNASIONAL.com –  Menjelang pelaksanaan pengamanan arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026, Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polresta Banyuwangi bersama KSOP Kelas III Tanjungwangi dan Basarnas Banyuwangi melaksanakan kegiatan Ramcheck terhadap angkutan laut di Pelabuhan Tanjungwangi Banyuwangi, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Polairud Polresta Banyuwangi Muchammad Wahyudi sebagai upaya memastikan kesiapan moda transportasi laut menjelang arus mudik Lebaran.

Ramcheck dilakukan terhadap kapal penumpang KM Sabuk Nusantara 91 yang melayani rute Pelabuhan Tanjungwangi Banyuwangi menuju Pulau Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura. Saat pemeriksaan berlangsung, kapal sedang melakukan aktivitas bongkar muat barang serta penumpang.

Petugas gabungan melakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap berbagai perlengkapan keselamatan pelayaran seperti life jacket, life craft, sekoci, APAR, ring buoy hingga sistem CCTV guna memastikan seluruh peralatan dalam kondisi baik dan siap digunakan selama masa angkutan mudik.

Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa kapal memiliki 583 unit life jacket dalam kondisi baik, 24 unit life craft layak pakai, 4 sekoci siap digunakan, serta 38 APAR dan 24 ring buoy yang berfungsi dengan baik. Selain itu, terdapat 16 titik CCTV yang juga dalam kondisi aktif.

Berdasarkan keterangan nahkoda kapal, Capt. Putu Adre, jumlah penumpang yang berada di kapal saat pemeriksaan sebanyak 429 orang.

Kasat Polairud Polresta Banyuwangi Muchammad Wahyudi mengatakan bahwa,” kegiatan ramcheck ini merupakan langkah preventif untuk memastikan seluruh kapal yang beroperasi selama arus mudik Lebaran benar-benar dalam kondisi laik laut”.

Pihaknya menegaskan bahwa setiap kapal yang beroperasi wajib memastikan kelengkapan alat keselamatan seperti life jacket, sekoci, life craft, APAR, ring buoy, serta sistem pengawasan kapal dalam kondisi baik dan siap digunakan.

Selain itu, penumpang juga diingatkan agar mematuhi aturan keselamatan di kapal, tidak memaksakan naik apabila kapasitas penumpang telah terpenuhi, serta selalu mengikuti arahan dari petugas kapal maupun petugas Pelabuhan.

Ia juga mengimbau kepada seluruh operator kapal dan penumpang agar selalu mematuhi aturan keselamatan pelayaran serta tidak memaksakan kapasitas penumpang melebihi batas yang telah ditentukan.

Menurutnya, sinergitas antara Satpolairud, KSOP dan Basarnas akan terus diperkuat guna mendukung pengamanan transportasi laut selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Melalui kegiatan ramcheck ini kami memastikan seluruh sarana keselamatan kapal berfungsi dengan baik sehingga masyarakat yang akan melakukan perjalanan laut saat mudik Lebaran dapat merasa aman dan nyaman,” ujarnya.

“Keselamatan pelayaran adalah prioritas utama, Kami mengajak seluruh pihak, baik operator kapal maupun penumpang, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama perjalanan laut,” tegasnya

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan seluruh transportasi laut yang beroperasi dari Pelabuhan Tanjungwangi dapat memberikan pelayanan yang aman, tertib dan selamat bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan selama momentum Hari Raya Idul Fitri.

Dengan adanya kegiatan ramcheck tersebut, diharapkan seluruh moda transportasi laut yang beroperasi di Pelabuhan Tanjungwangi benar-benar dalam kondisi laik laut sehingga perjalanan masyarakat selama arus mudik dapat berjalan aman, tertib dan lancar.

Selama kegiatan berlangsung situasi terpantau aman, tertib dan kondusif. (Dj/Gd/Rd)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button