JATIMKEDIRI

DLH Kabupaten Kediri Sosialisasikan Pembatasan Penggunaan Sampah Plastik Sekali Pakai

KEDIRI, BIDIKNASIONAL.com – Bertempat di Taman Hijau Simpang Lima Gumul Jumat 13/03 Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kediri Kampanyekan Pembatasan Penggunaan Sampah Plastik Sekali Pakai sesuai dengan Perbup No 35 Tahun 2025 tentang Pembatasan Plastik Sekali Pakai.

Banyaknya penggunaan sampah Plastik membuat DLH Kabupaten Kediri harus bertindak cepat membatasi penggunaan sampah plastik sekali pakai, dimana di bulan Ramadhan banyaknya penjual di sekitaran SLG yang masih menggunakan plastik sebagai bungkus makanan takjil.

Dalam acara tersebut Arman Fuadi, S.Sos., M.M. kepala bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kediri dalam kampanyenya mengatakan “Mengurangi sampah plastik dapat dilakukan dengan menerapkan prinsip 5R (Refuse, Reduce, Reuse, Recycle, Rot), Menolak, Mengurangi, Guna Ulang, Daur Ulang, Kembali Ke tanah, utamanya dengan membawa tas belanja kain, botol minum (tumbler) sendiri, serta menghindari penggunaan sedotan dan wadah plastik sekali pakai. Langkah kecil seperti membawa wadah makanan sendiri saat membeli makanan juga efektif mengurangi tumpukan sampah plastik harian”. Paparnya.

“Masih banyak masyarakat yang menggunakan kantong plastik yang sulit terurai. Kami memberikan edukasi langsung kepada pedagang dan pengunjung agar bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” terang Arman.

Berikut adalah cara-cara konkrit mengurangi sampah plastik dalam kehidupan sehari-hari:

Bawa Tas Belanja Sendiri: Gunakan tas kain atau tote bag ramah lingkungan saat berbelanja untuk menghindari kantong plastik sekali pakai.

Gunakan Reusable Bottle/Tumbler: Membawa botol minum sendiri mengurangi pembelian air mineral botol plastik.

Bawa Wadah Makan Sendiri: Gunakan wadah makanan (kaca/stainless) sendiri saat membeli makanan di luar atau membungkus makanan.

Tolak Sedotan Plastik: Gunakan sedotan berbahan stainless steel, bambu, atau langsung minum tanpa sedotan.

Pilih Kemasan Ramah Lingkungan: Hindari produk dengan kemasan plastik berlebih dan utamakan produk dengan kemasan kertas, kaca, atau tanpa kemasan sama sekali.

Beli Produk Refill (Isi Ulang): Beli deterjen, sabun, atau sampo dalam kemasan besar/isi ulang untuk mengurangi sampah botol plastik. Daur Ulang dan Pilah Sampah: Pisahkan sampah anorganik (plastik) dari sampah organik agar memudahkan proses daur ulang.

Ia mengungkapkan upaya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang program ini bisa berhasil kalau masyarakat ikut partisipasi dan sangat peduli serta menginginkan lingkungan yang bersih dan sehat. Sehingga, bisa meminimalisir sampah plastik yang sulit terurai, masuk ke TPA, Pungkasnya. (Nyoto)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button