
PELANTIKAN: Penyerahan bendera pataka oleh Umar Hayat selaku pimpinan pusat KWI (kiri) kepada Abd. Rosi wartawan dari Media bidiknasional.com sebagai Ketua DPC KWI Kabupaten Bangkalan di Hotel Sahid, pada Minggu (26/04/2026). Foto: istimewa
SURABAYA, BIDIKNASIONAL.com – Komunitas Wartawan Indonesia (KWI), gelar acara halal bihalal guna mempererat tali silaturahmi untuk meningkatkan sinergi antar sesama profesi jurnalis dan menjaga solidaritas, di Hotel Sahid, pada Minggu (26/04/2026).
Selain digelarnya acara halal bihalal, organisasi Pers yang baru-baru ini terbentuk di Jawa Timur, secara maraton juga merilis struktural kepengurusan yang jelas mulai dari tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) hingga Dewan Pimpinan Cabang (DPC).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Walikota Surabaya, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinas Kominfo Kota Surabaya, Kapolrestabes Surabaya dan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Termasuk para wartawan dari berbagai daerah.
Adapun struktur pengurus yang secara resmi dilantik oleh Ketua DPP KWI Umar Hayat diantaranya:
– Samsul Arifin wartawan dari Media Sindoraya.com sebagai ketua DPC KWI Kota Surabaya.
– Abd. Rosi wartawan dari Media Bidiknasional.com sebagai ketua DPC KWI Kabupaten Bangkalan.
– Umar Faruk wartawan dari media Jatiminvestigasi sebagai ketua DPC KWI Kabupaten Sidoarjo.
– Fathur Roziq wartawan dari media Jurnal Peristiwa sebagai ketua DPC KWI Kabupaten Lamongan.
– Teguh wartawan dari media Esorot sebagai ketua DPC KWI Kabupaten Bojonegoro.
Dalam pemaparannya Umar Hayat selaku pimpinan pusat KWI, pihaknya mengatakan, bahwa pendirian organisasi Pers ini, dibentuk bukan untuk menyaingi organisasi Pers yang sudah ada sebelumnya.
“Organisasi Pers KWI saya dirikan bukan untuk bersaing dengan organisasi Pers yang sudah ada sebelumnya, melainkan organisasi ini, dibentuk untuk mempersatukan para jurnalis dan mempererat tali silaturahmi serta menjaga marwah profesi,” ucap Umar Hayat, ditengah-tengah acara.

Menurut Umar Hayat, KWI yang mewadahi para jurnalis yang ada di Jawa Timur, telah memiliki keabsahan legalitas resmi dari Menteri Hukum Republik Indonesia sejak 30 Januari 2026 dengan nomor AHU yang sah. Bahkan memiliki dua kantor operasional yang ada di Kota Surabaya.
“Dengan legalitas yang sudah lengkap dan dukungan fasilitas dua kantor di Kota Surabaya, kami yakin bahwa kedepannya KWI dapat maju dan berkembang lebih pesat serta memberikan kontribusi,” jelas Umar Hayat.
“Dua kantor tersebut, antara lainnya berada di daerah Pasal Mangga Dua Jalan Jagir Wonokromo dan Hotel Acardia yang berlokasi di Jalan Rajawali,” sambungnya.
Secara tegas, Umar Hayat juga menerangkan bahwa Visi wartawan yang tergabung dalam KWI yaitu menjadi organisasi wartawan yang profesional, independen, berintegritas dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa melalui karya jurnalistik yang berkualitas.
“Sedangkan kalau misinya yaitu yang pertama meningkatkan kualitas dan profesionalisme wartawan, Menegakkan kode etik jurnalistik, menjalin solidaritas antar wartawan, mengembangkan pendidikan dan pelatihan jurnalistik, menjalin kemitraan dengan pemerintah, swasta dan masyarakat, serta melaksanakan kegiatan sosial dan kemanusiaan,” bebernya.
Ia berharap ke depan KWI mampu menjadi organisasi Pers yang tidak hanya solid secara internal, tetapi juga mampu membangun sinergi dengan berbagai pihak demi menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan terpercaya kepada masyarakat.
Dikesempatan yang sama, Dinas Kominfo Jatim maupun institusi Kepolisian yang hadir dalam undangan tersebut, menyambut baik dan mengapresiasi terbentuknya organisasi Pers seperti KWI yang mewadahi para jurnalis yang ada di Jawa Timur.
Pewarta – Abd. Rosi



