BOJONEGOROJATIM

BPJS Kesehatan Bersama Pemkab dan Kodim Bojonegoro Luncurkan Desa Sehat JKN

BOJONEGORO, BIDIKNASIONAL.com – BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro bersama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan Kodim 0813 Bojonegoro memperkuat kolaborasi lintas sektor melalui peluncuran Desa Sehat JKN dan penguatan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Pesen, Kecamatan Kanor pada Senin (11/05).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat pelayanan dan pemberdayaan masyarakat berbasis desa.

Kegiatan dihadiri langsung oleh Bupati Bojonegoro, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro, Dandim 0813 Bojonegoro, jajaran Forkopimda, Dinas Kesehatan, Bank BNI, kepala desa, serta pimpinan fasilitas kesehatan di wilayah Bojonegoro.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan launching payment point pembayaran iuran JKN di KDMP, pembentukan Klub Prolanis Muda, pemeriksaan kesehatan gratis, serta senam sehat bersama masyarakat.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro Wahyu Gianto menyampaikan bahwa kolaborasi bersama pemerintah daerah dan Kodim menjadi langkah strategis dalam memperluas akses layanan kesehatan sekaligus membangun kesadaran masyarakat untuk hidup sehat sejak dini.

“Hari ini kita launching pembayaran iuran JKN di koperasi dan juga launching Prolanis Muda. Saat ini banyak anak muda yang sudah terkena penyakit kronis sehingga harus dicegah sejak dini melalui screening kesehatan dan pola hidup sehat,” ujarnya.

Ia menambahkan, program Desa Sehat JKN tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, namun juga mendorong masyarakat agar aktif menjaga kesehatannya secara mandiri melalui pemeriksaan rutin, olahraga, serta pola hidup sehat.

“Kami ingin seluruh masyarakat Bojonegoro sehat. Dimulai dari screening kesehatan, masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya masing-masing, kemudian menjaga kesehatannya sendiri. Indonesia Emas 2045 dimulai dari masyarakat yang sehat,” tambahnya.

Sementara itu, Komandan Distrik Militer 0813 Bojonegoro Letkol Inf Deddy Dwi Wijayanto menyampaikan bahwa KDMP diharapkan mampu menjadi pusat pelayanan masyarakat di desa, termasuk pelayanan kesehatan tingkat awal yang dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

“Kami berharap fasilitas klinik kesehatan yang ada di KDMP ini dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga pelayanan kesehatan di tingkat desa bisa terlaksana. Harapannya nanti bisa menjadi pusat layanan kesehatan awal di desa,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan KDMP merupakan bagian dari upaya penguatan ekonomi dan pelayanan masyarakat desa yang saat ini terus didorong secara kolaboratif bersama pemerintah daerah dan berbagai mitra.

“Kami berharap seluruh KDMP nantinya bisa operasional maksimal dan memberikan manfaat terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bojonegoro,” tambahnya.

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dalam sambutannya menyampaikan, Desa Pesen menjadi salah satu pilot project Desa Sehat JKN di Kabupaten Bojonegoro. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif.

“Desa Pesen ini termasuk pilot project Desa Sehat. Harapannya masyarakat rutin melakukan cek kesehatan gratis sehingga penyakit kronis bisa diketahui lebih awal dan ditangani lebih cepat,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kemudahan layanan JKN bagi masyarakat serta optimalisasi teknologi digital dalam pelayanan kesehatan.

“Pelayanan JKN harus mudah dan tidak ribet. Teknologi digital harus dimanfaatkan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Selain penguatan layanan kesehatan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum penguatan sinergi bersama BNI dalam mendukung digitalisasi dan pengembangan KDMP agar mampu menjadi pusat pelayanan masyarakat desa, mulai dari layanan pembayaran iuran JKN, pelayanan kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Melalui kolaborasi antara BPJS Kesehatan, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Kodim 0813 Bojonegoro, fasilitas kesehatan, perbankan, dan masyarakat, program Desa Sehat JKN diharapkan mampu memperkuat budaya hidup sehat sekaligus meningkatkan akses layanan kesehatan yang mudah, cepat, dan berkualitas bagi masyarakat hingga tingkat desa. (ar/ar/red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button