
CIAMIS, BIDIKNASIONAL.com – Setelah berdiri sejak tahun 2016, SMK Tunas Harapan Purwadadi kini resmi beralih status menjadi sekolah negeri di bawah pengelolaan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Proses serah terima dilakukan pada 16 April 2026 di Bogor melalui Badan Wakaf Indonesia (BWI). Untuk penempatan dari SMK Tunas Harapan menjadi SMKN 1 Purwadadi pada tgl 13 Mei 1026.
Sekolah yang sebelumnya berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Tunas dengan Ketua Yayasan Siti Wahidatun dan pendiri yayasan Tuyan itu selama bertahun-tahun menjadi salah satu lembaga pendidikan kejuruan yang berkembang di wilayah Purwadadi.
Proses penyerahan dilakukan melalui Badan Wakaf Indonesia yang dipimpin oleh Syukriadi Sambas. Seluruh aset sekolah mulai dari tanah, bangunan, fasilitas pendidikan, hingga tenaga pendidik dan siswa kini resmi menjadi bagian dari pengelolaan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Sebanyak 18 orang guru dan tenaga tata usaha (TU) turut diserahkan dalam proses tersebut. Sementara jumlah siswa saat ini tercatat sebanyak 138 orang.
Pengelolaan sekolah selanjutnya berada di bawah Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat melalui KCD Wilayah XIII Jawa Barat.
Kini sekolah resmi berganti nama menjadi SMKN 1 Purwadadi dengan kepala sekolah Plt Tohidin.
Kepala sekolah Plt Tohidin menjelaskan, saat ini SMKN 1 Purwadadi memiliki dua program keahlian yakni Teknik Kendaraan Ringan (TKR) dan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Masing-masing program memiliki dua rombongan belajar (rombel).
“Dengan status sekolah negeri, kami berharap kualitas pendidikan semakin meningkat dan mampu memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Program penegerian sekolah tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM dalam memperluas akses pendidikan negeri dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Jawa Barat. (ASEP SUJANA)



