
PASURUAN, BIDIKNASIONAL.com – Sebagai wahana komunikasi, edukasi didalam pemajuan perlindungan, pelestarian dan pengelolaan lingkungan hidup di masyarakat, maka para Penggiat menghimpun diri dalam “Himpunan Penggiat Adiwiyata Indonesia (HPAI) Kab. Pasuruan”, yang didukung oleh Astra sesuai dengan cita-cita “Sejahtera Bersama Bangsa” dan juga disuport oleh PT. Tirta Investama Pasuruan sebagai bagian dari turut serta mendorong pelaksanaan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah.
Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh HPAI Kab. Pasuruan adalah pendampingan sekolah-sekolah di kabupaten dalam mewujudkan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah, melalui berbagai kegiatan seperti sosialisasi program adiwiyata, pelatihan pengelolaan sampah, sarasehan lingkungan, penanaman pohon, prokasi (program kali bersih) dan masih banyak kegiatan lainnya yang mendukung program sekolah berbudaya lingkungan.
Dalam memperingati hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026 ini, HPAI Kab. Pasuruan berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan melaksanakan Giat lingkungan dengan tema “ Peringatan Hari Lingkungan HIdup Perkuat Sekolah Adiwiyata Berkelanjutan di Kabupaten Pasuruan” yang dilaksanakan pada Rabu, 20 Mei 2026 bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional tahun 2026 bertempat di Aula SMPN 1 Pandaan Kabupaten Pasuruan.
Dalam memperingati hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini, ada tiga kegiatan inti yang dilaksanakan yakni sosialisasi program sekolah adiwiyata, pembuatan ecoenzyme dan penuangan ecoenzyme ke sungai di Desa Kebonwaris Pandaan. Selain tiga kegiatan tersebut, HPAI juga menyerahkan donasi sarana pengolahan sampah dari PT. Astra kepada SMPN 1 Pandaan.
Pada kegiatan ini juga dilakukan penandatangan MoU kerjasama antara HPAI Kab. Pasuruan dengan sekolah-sekolah peserta yang hadir yang siap mengikuti penilaian calon sekolah adiwiyata Kabupaten tahun 2026. Bukan hanya sekolah yang akan maju ke adiwiyata Kabupaten, peserta kegiatan juga dari sekolah yang akan maju menjadi sekolah adiwiyata Nasional dan Adiwiyata Mandiri tahun 2026.

Sri Handayati, sebagai Ketua HPAI Kab. Pasuruan (ist)
Sri Handayati, sebagai Ketua HPAI Kab. Pasuruan sekaligus nara sumber dalam sosialisasi program sekolah adiwiyata berharap agar semua sekolah yang hadir untuk secepatnya bergerak bersama seluruh warga sekolah untuk mewujudkan gerakan sekolah berbudaya lingkungan.
Kegiatan dibuka oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan dalam hal ini disampaikan oleh Kasi Kurikulum SD ibu Rica Wemy Stya Lestari, M.Pd. dalam sambutannya beliau berharap agar sekolah yang hadir dapat mengikuti kegiatan ini sampai selesai karena kegiatan ini sangat bermanfaat bagi sekolah yang akan melaksanakan program sekolah adiwiyata, beliau juga menyampaikan apresiasi kepada HPAI Kab. Pasuruan sebagai komunitas lingkungan telah mendukung Dinas Pendidikan dalam mengembangkan sekolah berbudaya lingkungan di Kabupaten Pasuruan. Beliau juga mengucapkan terimakasih kepada SMPN 1 Pandaan yang telah memfasilitasi sarana dan prasarana sehingga kegiatan bisa terlaksana dengan baik.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari perusahaan PT. TIV Pasuruan sebagai donator tetap HPAI Kab. Pasuruan yakni Mas
Peserta kegiatan ini adalah sekolah yang diundang oleh Dinas pendidikan kabupaten Pasuruan sebagai sasaran Calon sekolah adiwiyata Kabupaten, sekolah adiwiyata nasional dan adiwiyata Mandiri tahun 2026 sejumlah 64 sekolah terdiri atas 50 sekolah tingkat Dasar (SD) dan 4 tingkat Menengah (SMP) sebagai calon sekolah adiwiyata kabupaten 2026., 4 sekolah calon adiwiyata Nasional dan 2 sekolah calon adiwiyata Mandiri, serta 4 sekolah yang merupakan sekolah binaan SMPN 1 Pandaan.
Untuk kegiatan Pembuatan ecoenzyme dipandu oleh ibu Tuti Islamiyah (SMPN 3 Nguling, sebagai relawan ecoenzyme Nusantara Kabupaten Pasuruan) bertujuan untuk mengajak semua peserta untuk peduli lingkungan dengan mengolah sampah kulit buah menjadi cairan yang bermanfaat baik untuk kesehatan maupun untuk menjaga lingkungan.
Penuangan ecoenzyme ke sungai bertujuan menjaga kualitas air sungai. Cairan ecoenzyme berfungsi sebagai “bio-aktivator” alami untuk membantu memulihkan kualitas air yang tercemar. Cara kerjanya tidak serta-merta “menyihir” air kotor menjadi bersih, melainkan dengan membantu proses bioremediasi, yaitu membersihkan polutan dengan bantuan mikroorganisme. Dan ini merupakan salah satu upaya kita menjaga pelestarian lingkungan.
Hasil dari kegiatan ini diantaranya, sekolah memahami tentang program sekolah adiwiyata atau sekolah berbudaya lingkungan, mengetahui secera langsung proses pembuatan ecoenzyme dan melaksanakan penuangan ecoenzyme ke sungai. Sekolah juga melakukan penandatanganan kerjasama dengan HPAI kab. Pasuruan tentang kegiatan pelestarian lingkungan.

Pengurus HPAI Kab. Pasuruan bersama Kasi Kurikulum SD dan perwakilan PT. Tirta Investama Pasuruan foto bersama setelah kegiatan selesai (ist)
PT. Tirta Investama Pasuruan merupakan penyokong dalam kegiatan ini dan merupakan donator tetap HPAI Kab. Pasuruan selalu memberikan dukungan baik berupa produk maupuan dana untuk berlangsungnya kegiatan ini.
Perusahan lain yang juga membantu kegiatan ini adalah PT. Bon Pring yang bergerak dalam usaha bahan pakan ternak yang berlokasi di Desa Sebani Pandaan.
Kegiatan ini juga didukung oleh semua pengurus HPAI Kab. Pasuruan baik tenaga, pikiran juga support berupa konsumsi selama kegiatan.
Bagi Sri, kegiatan ini merupakan sumbangsih HPAI Kab. Pasuruan kepada lingkungan juga merupakan implementasi dari Visi dan Misi organisasi yang Ia pimpin yakni pemajuan perlindungan, pelestarian, dan pengelolaan lingkungan hidup dimasyarakat.
Sebagai ketua HPAI Kab. Pasuruan sekaligus ketua panitia kegiatan, sri mengucapkan banyak terimakish kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan peringatan Hari Lingkunagn Hidup Sedunia Tahun 2026 ini sehingga sukses tanpa adanya kendala. (Red)
“ SINERGI SATU AKSI UNTUK BUMI”



