
Para peserta Pelatihan Berbasis Kompetensi Kejuruan Plate Welder FCAW 3G-UP/PF Tahun 2026 bersama instruktur dari UPT BLK Kediri. (pa)
KEDIRI, BIDIKNASIONAL.com – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur melalui Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) Kediri menggelar pelatihan Plate Welder FCAW 3G berlangsung di kantor BLK Kediri Jalan Pare-Wates KM 1,5 Desa Gedangsewu, Kec.Pare Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Selasa (7/7/2026). Pelatihan Welder kali ini diikuti 16 peserta yang dimulai 9 Juni 2026 hingga 8 Agustus 2026 sekitar 340 Jam Pelajaran.
Pelatihan Plate Welder FCAW 3G-UP/PF adalah program kejuruan teknik las yang fokus melatih peserta menguasai pengelasan pelat baja menggunakan metode Flux Cored Arc Welding (FCAW) pada posisi vertikal naik (3G-UP atau PF) hingga mencapai kualifikasi kompetensi standar industri dan BNSP.
Pelatihan ini bertujuan mencetak juru las profesional yang terstandarisasi. Lulusan diharapkan mampu menguasai pemahaman keselamatan dan kesehatan kerja (K3) area pengelasan.

Persiapan material dan penyetelan mesin las FCAW. Teknik root pass, filling, dan capping pada posisi vertikal.
Yannuar Syahbani selaku Instruktur Pengelasan BLK Kediri menyampaikan untuk pelatihan welder sendiri untuk materi yang diberikan FCAW melakukan pengelasan mulai dari posisi 1F, 2F dan 3F dan melakukan pengelasan kampuh mulai posisi 1G sampai 3G. Pengelasan diajarkan cara potong plat dan cara mengindentifikasi cacat pada plat.
“Selain itu materi yang diberikan peserta juga mendapatkan softskill untuk meningkatkan kedisiplinan, cara mencari kerja, banyak materi lain dan membentuk karakter peserta,” ucap Yannuar.
Dijelaskan Yannuar bahwa untuk peserta yang mengikuti pelatihan semuanya gratis tanpa dipungut biaya. Sarana kelengkapan berupa, baju kerja, tas, makan siang dan APD untuk praktek.
“Peserta akan mengikuti uji kompetensi las. Bagi peserta yang lolos uji kompetensi akan mendapatkan sertifikasi dari BLK Kediri dan BNSP,” ujarnya.

Ia menambahkan untuk pengelasan FCAW sendiri merupakan pengelasan semi otomatis pakai mesin dan bisa manual. Mesin las ini banyak dipakai industri besar. Seperti, galangan kapal dan proyek pembuatan kapal.
“Harapannya peserta bisa bekerja sesuai bidang las dan hasil pelatihan dan sertifikasi ini bisa mendukung teman-teman memudahkan untuk mencari pekerjaan,” harap Yannuar.
Sementara itu, salah satu peserta Ananda asal Nganjuk menuturkan yang mendorong ikut pelatihan FCAW ini untuk mendapatkan sertifikat lebih banyak lagi.
“Sebelumnya, sudah pernah ikut pelatihan dan mendapatkan sertifikat lain. Kesempatan yang ada ini saya gunakan mengikuti pelatihan di BLK Kediri,” ungkapnya. (adv/pa)



