
SIDOARJO, BIDIKNASIONAL.com – Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang sudah dijalankan oleh BPJS Kesehatan kepada Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sejak tahun 2014 sudah banyak membantu peserta dalam pengelolaan penyakit kronis. Kepala BPJS Kesehatan Sidoarjo, Munaqib mengatakan bahwa di Sidoarjo saat ini terdapat 66 ribu peserta JKN aktif terdiagnosa Diabetes Melitus (DM) dan 41 ribu atau 62% diantaranya telah terdaftar Prolanis DM. Sementara itu, untuk hipertensi terdapat 177 ribu peserta JKN aktif terdiagnosa hipertensi dan 59 ribu peserta atau 34% diantaranya telah terdaftar sebagai peserta Prolanis Hipertensi.
”Peningkatan jumlah peserta Prolanis ini perlu diikuti dengan peningkatan kapabilitas Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dalam mengelola peserta Prolanis baik oleh FKTP maupun oleh BPJS Kesehatan. Peningkatan peserta Prolanis juga menunjukkan meningkatnya peserta penyakit kronis dan akan diikuti dengan potensi meningkatnya pembiayaan pelayanan kesehatan baik di FKTP maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) oleh program JKN,” ujarnya pada kegiatan Gerak Sehat Prolanis di Halaman kantor BPJS Kesehatan Sidoarjo pada sabtu (11/07).
Menaqib menjelaskan bahwa Prolanis ini adalah program yang dikhususkan bagi peserta JKN terdiagnosa Diabetes Melitus dan Hipertensi untuk mendapatkan pelayanan komprehensif baik konsultasi kesehatan, pemeriksaan laboratorium, pengobatan, dan edukasi – aktifitas kelompok Prolanis sebagai aktifitas tambahan.
”Sebagai upaya untuk menggemakan manfaat Prolanis, kami mengadakan Kegiatan Semarak Gerak Sehat Prolanis yang bersamaan dilakukan dengan momen HUT BPJS Ke – 58 Tahun 2026. Semoga dengan terselenggaranya kegiatan ini, membuat semakin meningkatkan semangat peserta Prolanis dalam menjaga kondisi kesehatannya dan selalu terkendali,” jelasnya.
Munaqib berharap bahwa peserta Prolanis semakin banyak yang aktif dan berkujung ke FKTP setiap bulannya. Selain itu, peserta prolanis juga aktif dalam mengikuti pemeriksaan, pengobatan, kegiatan kelompok agar gula darah puasa serta tekanan darahnya terkendali.
”Semakin banyaknya peserta Pronalis yang aktif, maka semakin terkendali juga untuk penyakit kronisnya. Semoga kita selalu dalam keadaan sehat karena kita semua sedang berusaha untuk terus dalam keadaan sehat dan kita bisa menjalankan aktifvitas sesuai dengan kondisi kita,” harapnya.
Diwaktu yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, Dokter Lakhsmie Herawati Yuwantina mengapreasi kegiatan Gerak Sehat Pronalis yang dilaksanakan oleh BPJS Kesehatan. Menurutnya, kegiatan ini sangat penting karena banyak manfaat yang diterima oleh para peserta Prolanis.
“Kami mewakili Pemerintah Daerah mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang bisa menggelar kegiaran ini dengan baik dan lancar. Dari 100 peserta lebih ini, kita sama-sama sedang berjuang untuk terus sehat dan saya yakin jika bapak ibu semua aktif dan mengikuti Prolanis secara rutin, maka bapak ibu bisa terus beraktivitas karena kondisinya bisa terkendali,” kata Lakhsmie.
Diakhir, Ia berpesan kepada para peserta Prolanis agar dapat melungkan waktunya untuk melakukan olahraga maupun aktif di komunitasnya. Karena jika terus ditunda, maka nantinya akan menjadi sebuah alasan dan akhirnya akan malas dalam melakukan kegiatan tersebut.
“Ayo bapak ibu semua, kita luangkan waktunya untuk berolahraga karena kapan lagi kalau tidak dimulai dari sekarang. Jika terus ditunda, maka akan semakin berat bagi kita untuk memulainya,” tutupnya. (*/red)



