
Pemerintah Desa Sekaralas pada Senin (20/7/2026) merampungkan Penyusunan RKPDes Desa Sekaralas 2026/2027 (Foto: dok. Yoseph)
NGAWI, BIDIKNASIONAL.com – Pemerintah Desa Sekaralas, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi secara resmi telah melaksanakan tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes).
Agenda tahunan ini digelar secara partisipatif melibatkan seluruh elemen masyarakat guna merumuskan program yang tepat sasaran.
Musyawarah Desa ini dihadiri oleh Kepala Desa Sekaralas, Sihmanto beserta perangkat desa Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Drs Rochani unsur TPK PKK tokoh masyarakat tokoh agama ketua RT/RW, Babinsa serta Bhabinkamtibmas.
Kepala desa Sihmanto dalam sambutannya menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat kunci utama dalam penyusunan RKPDes. “Partisipasi warga sangat penting untuk memastikan setiap anggaran dan program kerja yang direncanakan benar-benar menjawab kebutuhan Riel masyarakat desa baik dari sektor infrastruktur, pertanian hingga pemberdayaan,” ujarnya.
Sebagai salah satu Desa Maju berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM), Pemerintah Desa Sekaralas berkomitmen pada pemulihan serta penguatan ekonomi warga.
Beberapa point prioritas yang masuk dalam pembahasan RKPDes kali ini meliputi:
*Pembangunan Infrastruktur dan Akses Jalan:
Melanjutkan program pavingisasi dan pembenahan akses jalan khusunya Jalan Usaha Tani (JUT) guna meningkatkan produktifitas sektor pertanian yang menjadi mata pencaharian utama warga.
*Jejaring Pengamanan sosial :
Penetapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk bantuan langsung tunai secara selektif bagi warga yang kurang mampu yang belum tercover bantuan pusat.
*Pemberdayaan Masyarakat dan Pembinaan:
Penguatan kapasitas kader desa, posyandu, karang taruna dan kelembagaan desa lainnya.
Melalui Penyusunan RKPDes yang akuntabel ini Pemdes Desa Sekaralas berkomitmen merealisasikan anggaran desa secara transparan demi mewujudkan kesejahteraan yang merata.
Ketua BPD Drs Rochani dalam sambutannya menegaskan, dari Dana Desa yang serba terbatas tidak seperti Tahun-tahun sebelumnya Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pemenuhan gizi ibu hamil dan balita serta stunting juga merupakan program utama. (Yoseph)



