JATIMSURABAYA

Dari Pengalaman Pahit Jadi Pelajaran, Cholil Buktikan Pentingnya JKN

Mochammad Cholil (55), peserta JKN asal Rungkut, Surabaya (ist)

SURABAYA, BIDIKNASIONAL.com – Memiliki jaminan kesehatan melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memberikan rasa aman bagi Mochammad Cholil (55), peserta JKN asal Rungkut, Surabaya. Pasalnya, dalam dua tahun terakhir ia berjuang melawan radang usus besar yang hingga kini masih sering kambuh.

“Pada tahun 2024, saya mulai sering mengalami nyeri perut dan diare yang tidak biasa. Saat itu, saya harus menjalani perawatan di rumah sakit untuk pertama kalinya, tapi belum terdaftar sebagai peserta JKN. Dengan kondisi ekonomi yang terbatas, saya bingung mencari biaya pengobatan yang mencapai sekitar Rp15 juta,” ujar Cholil saat ditemui di Kecamatan Rungkut Surabaya, Jumat (31/07).

Menurut Cholil, nominal tersebut tergolong besar, terlebih saat itu dirinya sudah tidak memungkinkan untuk bekerja. Ia tidak ingin mengalami kesulitan serupa untuk kedua kalinya, sehingga ia dan keluarganya segera mendaftarkan diri sebagai peserta JKN.

“Itulah salah satu pengalaman yang terberat dalam hidup saya dan semoga hal tersebut tidak pernah terulang kembali. Saat masih sehat, saya menyepelekan pentingnya menjadi peserta JKN. Ketika sakit dan belum terdaftar sebagai peserta JKN, saya kebingungan, terutama soal biaya pengobatan,” tutur Cholil.

Hingga saat ini, Cholil rutin menjalani pemeriksaan kontrol di rumah sakit untuk memantau perkembangan kondisi kesehatannya pascaoperasi pengangkatan sebagian usus besar. Pengalaman tersebut membuatnya selalu memastikan status kepesertaan JKN tetap aktif agar dapat terus memperoleh perlindungan jaminan kesehatan.

“Saya terdaftar sebagai peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Kelas 2. Untuk menjaga status kepesertaan JKN saya agar tetap aktif, saya rutin membayar iuran sebelum tanggal 10 setiap bulan. Jangan sampai ketika sewaktu-waktu saya membutuhkan pengobatan, JKN-nya justru tidak aktif. Pengalaman buruk tersebut benar-benar tidak ingin saya alami lagi,” ucap Cholil.

Cholil menilai Program JKN merupakan program yang sangat bagus dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Menurutnya, dengan membayar iuran sebesar Rp200.000 setiap bulan untuk dua anggota keluarga, ia dapat memperoleh jaminan pelayanan kesehatan dengan nilai manfaat yang jauh lebih besar, bahkan mencapai puluhan juta rupiah saat pengobatan.

“Saya yakin, selama berobat sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku, seluruh hak saya sebagai peserta JKN akan terpenuhi. Apabila mengalami kendala saat menjalani kontrol, saya segera menghubungi petugas BPJS SATU! (BPJS Siap Membantu) yang selalu siap memberikan pendampingan dan bantuan sehingga berobat makin nyaman,” lanjut Cholil.

Tak hanya itu, Cholil juga mengajak masyarakat untuk rutin cek status kepesertaan JKN secara berkala melalui Aplikasi Mobile JKN, Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA), maupun BPJS Kesehatan Care Center 165. Menurutnya, apabila diketahui status kepesertaan JKN tidak aktif, peserta dapat segera mengambil langkah agar kepesertaannya kembali aktif sebelum membutuhkan pelayanan kesehatan. (bp/md/red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button