
BATU, BIDIKNASIONAL.com – Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam memastikan program pemerintah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal tersebut terlihat dalam peluncuran Perintis Berdaya Connect (PBC) Kota Batu yang dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar bersama Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan (Dirjampelkes) BPJS Kesehatan Abdi Kurniawan Purba, Rabu (26/8).
Bertempat di Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (PLUT-KUMKM) Kota Batu, PBC menjadi ruang kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, dan berbagai mitra untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, BPJS Kesehatan turut hadir melalui booth layanan untuk memberikan informasi dan edukasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) secara langsung kepada masyarakat.
Menko PM Muhaimin Iskandar mengatakan, PBC merupakan bagian dari upaya pemerintah mendorong UMKM agar semakin mandiri, kokoh, inovatif, dan berdaya saing. Menurutnya, kolaborasi produktif perlu dilakukan dengan menyesuaikan potensi dan kebutuhan masing-masing daerah.
“Perintis Berdaya Connect di Batu bagian upaya kami terus mendorong UMKM naik kelas, agar kolaborasi produktif, maka setiap daerah tentu berbeda dalam menumbuhkembangkan dan mendorong UMKM naik kelas,” ujar Muhaimin.
Semangat kolaborasi dalam PBC tidak hanya diarahkan pada penguatan ekonomi, tetapi juga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Hal tersebut diwujudkan melalui Cek Kesehatan Gratis (CKG), layanan BPJS Kesehatan, serta BPJS Ketenagakerjaan yang hadir dalam rangkaian kegiatan.
Dirjampelkes BPJS Kesehatan Abdi Kurniawan Purba menyampaikan bahwa BPJS Kesehatan memberikan dukungan penuh terhadap program pemerintah yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Kehadiran BPJS Kesehatan dalam PBC menjadi salah satu bentuk sinergi untuk mendekatkan informasi dan layanan JKN kepada masyarakat.
“BPJS Kesehatan mendukung penuh program-program pemerintah yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui kegiatan Perintis Berdaya Connect ini, kami turut hadir membuka booth BPJS Kesehatan untuk memberikan informasi dan layanan kepada masyarakat,” ujar Abdi.
Menurut Abdi, pelayanan yang dekat dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan peserta memahami manfaat Program JKN sekaligus mengetahui akses layanan yang tersedia. Edukasi secara langsung juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memastikan kepesertaan JKN tetap aktif.
“Ini menjadi wujud nyata sinergi dan kolaborasi lintas instansi dalam menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dan mudah diakses masyarakat. Kami ingin memastikan Program JKN tidak hanya hadir sebagai program, tetapi benar-benar dipahami dan dimanfaatkan oleh masyarakat,” katanya.
Kehadiran BPJS Kesehatan dalam PBC Batu menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat perlu berjalan beriringan dengan perlindungan kesehatan. Masyarakat yang sehat dan terlindungi akan memiliki fondasi yang lebih kuat untuk bekerja, mengembangkan usaha, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan CKG berupa pemeriksaan indera, tekanan darah, dan kadar gula darah. Layanan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan dan melakukan deteksi kondisi kesehatan sejak dini.
Bagi BPJS Kesehatan, kolaborasi dalam PBC menjadi momentum untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen untuk memastikan akses informasi dan perlindungan JKN semakin merata di seluruh lapisan masyarakat.
“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat. JKN harus semakin dekat, semakin mudah diakses, dan manfaatnya harus bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali,” tegas Abdi.(bp/gt/red)



