
Indah Ayu Permata, Runner Up Duta Muda BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kediri (ist)
KEDIRI, BIDIKNASIONAL.com – Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bukan hanya diperuntukkan untuk orang dewasa saja. Generasi muda sebagai penerus bangsa juga menjadi bagian dari JKN ini. Mereka perlu mengenal dan mengetahui hak dan kewajibannya sebagai peserta program JKN. Ini menjadi salah satu maksud dan tujuan diadakannya kegiatan Goes to School BPJS Kesehatan, yang dilaksanakan di SMK N 1 Plosoklaten Kabupaten Kediri.
Kegiatan ini menjadi salah satu wadah bagi BPJS Kesehatan dalam menyebarkan informasi program JKN kepada generasi muda dan juga menumbuhkan kepedulian mereka akan betapa pentingnya program JKN.
Pesan inilah yang dibawa BPJS Kesehatan melalui kegiatan Goes to School di SMK Negeri 1 Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Selasa (24/9). Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi BPJS Kesehatan untuk mendekatkan informasi JKN kepada generasi muda sekaligus menumbuhkan kepedulian mereka terhadap keberlanjutan program.
Namun, kegiatan ini tidak berhenti pada penyampaian informasi. Para pelajar juga didorong untuk menjadi bagian dari rantai penyebaran informasi JKN. Informasi yang mereka dapatkan diharapkan tidak hanya dipahami untuk kepentingan pribadi, tetapi juga diteruskan kepada teman, keluarga, dan lingkungan di sekitarnya.
Salah satu sosok yang mengambil peran dalam kegiatan tersebut adalah Indah Ayu Permata, Runner Up Duta Muda BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kediri. Indah turut menyampaikan informasi mengenai Program JKN kepada para pelajar.
Kehadiran Indah menjadi contoh bahwa generasi muda tidak hanya dapat menjadi penerima informasi, tetapi juga memiliki ruang untuk ikut berkontribusi. Melalui peran sebagai Duta Muda, pelajar didorong menjadi agent of change sekaligus garda depan literasi JKN di kalangan generasi muda dan lingkungan sekitarnya.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kediri, Tutus Novita Dewi, mengatakan bahwa kegiatan Goes to School merupakan salah satu upaya untuk memperluas literasi JKN secara konsisten, khususnya di kalangan generasi muda. Menurutnya, generasi muda memiliki posisi strategis sebagai perpanjangan tangan informasi JKN. Karakter generasi muda yang aktif, kreatif, dan dekat dengan lingkungan sebayanya diharapkan dapat membantu memperluas penyebaran informasi JKN secara lebih merata.
“Melalui sosialisasi ini diharapkan peserta lebih mengerti akan program JKN. Kami juga berharap seluruh peserta yang datang saat ini terutama lapisan dari generasi muda lebih mengerti perihal hak, kewajiban, dan kanal layanan yang ada di BPJS Kesehatan,” jelas Tutus di SMK Negeri 1 Plosoklaten Kabupaten Kediri, (24/9).
Dalam kegiatan tersebut, pelajar mendapatkan informasi mengenai hak dan kewajiban peserta, alur pelayanan kesehatan, serta kanal layanan non-tatap muka BPJS Kesehatan. Penyampaian informasi dilakukan dengan melibatkan pelajar secara langsung agar mereka tidak sekadar menerima materi, tetapi memiliki pengalaman untuk menyampaikan kembali informasi tersebut.
Kepala SMK Negeri 1 Plosoklaten Kabupaten Kediri, Hadi Sugiharto, memberikan apresiasi atas keterlibatan generasi muda dalam pelaksanaan Program JKN. Menurut Hadi, kegiatan seperti Goes to School penting untuk keberlanjutan JKN karena generasi muda merupakan bagian dari masyarakat yang nantinya akan mewarisi dan melanjutkan program tersebut.
“Program ini membuktikan bahwa negara hadir dan memberikan kesempatan pada generasi muda untuk ambil peran. Selain itu program ini juga menjadi batu loncatan anak-anak kami dalam berperan aktif ketika di bangku SMK,” ujar Hadi.
Hadi menambahkan, kolaborasi antara BPJS Kesehatan dan sekolah tingkat SMA/SMK merupakan modal penting dalam membangun hubungan dengan para pemangku kepentingan untuk mendukung pelaksanaan Program JKN.
“Kami selaku pemangku kepentingan merasa senang jika dilibatkan dalam acara yang diadakan dari BPJS Kesehatan. Kami juga merasa bangga ketika perwakilan dari SMK ini bisa membantu dalam program JKN,” ujarnya.
Bagi pelajar, pemahaman mengenai JKN juga memberikan manfaat secara langsung. Salah satu peserta kegiatan, Akbar, mengaku mendapatkan pemahaman yang lebih lengkap mengenai hak, kewajiban, serta kanal layanan BPJS Kesehatan.
“Saya senang diadakannya sosialisasi dari BPJS Kesehatan seperti ini. Saya pribadi jadi lebih mengerti akan program JKN dan paham akan hak serta kewajiban sebagai peserta. Di sisi lain saya menjadi lebih memberikan perhatian untuk program ini karena termasuk sebagai peserta JKN,” tutup Akbar.
Melalui Goes to School, BPJS Kesehatan ingin menanamkan kesadaran bahwa jaminan kesehatan merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Generasi muda diharapkan tidak berhenti sebagai peserta yang memahami JKN, tetapi berkembang menjadi garda depan yang mampu mengedukasi, mengajak, dan menyebarluaskan informasi JKN yang benar kepada lingkungan sekitarnya.
Dari sekolah, kepedulian terhadap JKN ditumbuhkan. Dari generasi muda, literasi diperluas. Dan dari kolaborasi berbagai pihak, semangat gotong royong untuk memperkuat JKN terus dilanjutkan.
Karena menjadi bagian dari JKN bukan hanya tentang mengetahui hak dan kewajiban, tetapi juga tentang ikut memastikan orang-orang di sekitar kita mendapatkan informasi yang benar dan memahami pentingnya perlindungan kesehatan. (bp/id/red)



