JATIMKEDIRI

Dari Siswa untuk Sesama, Jherricho Siap Jadi Penyambung Informasi JKN

Jherricho Wheny, siswa SMK Cahaya Surya yang berhasil masuk dalam jajaran Top 4 Duta Muda BPJS Kesehatan Tingkat Kantor Cabang Kediri Tahun 2026 (ist)

KEDIRI, BIDIKNASIONAL.com – Berbicara tentang Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tidak selalu harus dilakukan oleh orang dewasa. Dari lingkungan sekolah, generasi muda juga dapat mengambil peran untuk mengenalkan pentingnya perlindungan kesehatan kepada teman sebaya, keluarga, hingga masyarakat di sekitarnya. Hal inilah yang coba dilakukan Jherricho Wheny, siswa SMK Cahaya Surya yang berhasil masuk dalam jajaran Top 4 Duta Muda BPJS Kesehatan Tingkat Kantor Cabang Kediri Tahun 2026.

Bagi Jherricho, kesempatan tersebut bukan hanya tentang prestasi. Lebih dari itu, menjadi Duta Muda membuka ruang bagi dirinya untuk memperoleh pengetahuan mengenai Program JKN sekaligus membagikan informasi tersebut kepada lingkungan di sekitarnya.

Kepala SMK Cahaya Surya, Laila Kurniasari, mengapresiasi capaian Jherricho tersebut. Menurutnya, keikutsertaan Jherricho dalam pemilihan Duta Muda merupakan awal yang baik untuk mengembangkan potensi sekaligus memberikan manfaat bagi siswa lainnya.

“Alhamdulillah, Jherricho bisa mewakili SMK Cahaya Surya dalam ajang pemilihan Duta Muda BPJS Kesehatan. Ini adalah awal dan prestasi yang baik. Ke depannya, dia bisa mengedukasi terkait Program JKN kepada siswa-siswi SMK Cahaya Surya atau yang lainnya,” terang Laila di Kediri, Jumat (25/9).

Menurut Laila, pengalaman menjadi Duta Muda tidak hanya memberikan pengetahuan tentang JKN. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, keberanian, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Ia berharap semangat Jherricho dapat menjadi contoh bagi siswa lainnya agar berani mengambil kesempatan, mengikuti kegiatan positif, dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kediri, Tutus Novita Dewi, mengatakan bahwa keterlibatan generasi muda melalui Duta Muda menjadi salah satu upaya untuk memperluas edukasi mengenai Program JKN. Menurutnya, Jherricho dan para Duta Muda lainnya diharapkan dapat menjadi penyambung informasi JKN kepada teman sebaya dengan menggunakan pendekatan komunikasi yang lebih dekat dan mudah dipahami.

“Duta Muda ini tidak hanya sebagai representasi kegiatan. Mereka adalah agent of change, di mana suatu saat nanti yang akan meneruskan peran kita untuk menjaga keberlangsungan Program JKN. Melalui kreativitas anak muda, informasi tentang JKN dapat disampaikan dengan cara yang lebih dekat dengan teman sebaya,” ujar Tutus.

Pendekatan tersebut dinilai penting karena generasi muda memiliki ruang yang luas untuk menyebarkan informasi melalui lingkungan sekolah, komunitas pertemanan, keluarga, hingga masyarakat.

Bagi BPJS Kesehatan, semakin banyak generasi muda yang memahami JKN, semakin besar pula kesempatan informasi mengenai pentingnya jaminan kesehatan dikenal oleh lingkungan di sekitarnya.

Tutus berharap Duta Muda tidak berhenti pada pengalaman dan prestasi yang diperoleh selama mengikuti proses pemilihan. Pengetahuan yang didapatkan diharapkan dapat diteruskan kepada orang-orang di sekitar mereka sehingga kesadaran mengenai pentingnya perlindungan kesehatan dapat tumbuh sejak generasi muda.

“Harapannya, para Duta Muda tidak hanya memperoleh pengalaman dan prestasi, tetapi juga dapat meneruskan informasi yang mereka dapatkan kepada orang-orang di sekitarnya. Kesadaran pentingnya Program JKN dapat tumbuh mulai dari generasi muda sehingga mereka semakin memahami pentingnya jaminan kesehatan,” tutup Tutus.

Kehadiran Jherricho sebagai Duta Muda menunjukkan bahwa kontribusi terhadap JKN dapat dimulai dari hal sederhana: mau belajar, memahami informasi yang benar, kemudian membagikannya kepada orang lain.

Peran tersebut menjadi semakin penting karena generasi muda tidak hanya berada pada posisi sebagai penerima informasi, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menjadi penghubung informasi di lingkungannya.

Dari satu siswa, informasi dapat sampai kepada teman. Dari teman, dapat diteruskan kepada keluarga. Dan dari keluarga, pemahaman tentang pentingnya jaminan kesehatan dapat semakin luas di tengah masyarakat. Melalui keterlibatan generasi muda seperti Jherricho, BPJS Kesehatan berharap semangat Bangga Menjadi JKN terus digaungkan, bukan hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga di keluarga dan masyarakat luas.

Karena menjaga keberlangsungan JKN bukan hanya tugas satu pihak. Ketika generasi muda ikut memahami, mengedukasi, dan mengajak lingkungannya, mereka pun telah mengambil bagian dalam menjaga semangat gotong royong JKN. (bp/tr/red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button